Home / Pemda Landak

Senin, 18 Februari 2019 - 17:11 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Landak Siapkan 2 Ton Beras Untuk Pengungsi Banjir

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak mempersiapkan beras sebanyak 2 ton untuk mengantisipasi lonjakan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir yang merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Landak, diantaranya Kecamatan Ngabang, Kuala Behe dan Air Besar.

Sejak tanggal 15 Februari 2019, status bencana banjir yang terjadi di Landak dinaikkan statusnya menjadi tanggap darurat.

Hujan yang terjadi terus menerus dalam sepekan terakhir menyebabkan pemukiman warga terutama yang berada di dekat sungai terendam banjir dan ribuan masyarakat terkena dampak.

“Pemkab Landak sudah menyiapkan 2 ton beras untuk mengantisipasi lonjakan warga yang mengungsi dan rencananya juga akan mendapatkan bantuan dari provinsi sebanyak 1 ton,” ujar Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa saat meninjau sejumlah titik banjir di Kecamatan Ngabang, Senin (18/2/2019).

Baca juga  Lantik Kepala Desa Nyayum, Wakil Bupati Landak Harap Kades Mampu Manajemen Pemerintahan Desa

Selain mempersiapkan beras, Pemkab Landak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mempersiapkan sejumlah tempat yang akan digunakan sebagai posko pengungsi, termasuk mempersiapkan kebutuhan lainnya seperti tikar dan selimut.

Sedangkan penanganan untuk mengantisipasi semakin meluasnya wilayah yang terdampak banjir, Bupati Landak memerintahkan sejumlah instansi  membersihkan saluran-saluran dan pemeliharaan lingkungan.

Kepala BPBD Kabupaten Landak, Banda Kolaga mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

Proses evakuasi ini dilakukan BPBD bersama bersama sejumlah elemen lain seperti Tagana, Pecinta Alam, TNI-Polri dan komunitas masyarakat.

Baca juga  Banjir di Landak, Kalimantan Barat: Ribuan Warga Terdampak, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

“Untuk saat ini pengungsi sementara ditampung di Koramil 11 Ngabang dan BPBD juga mempersiapkan lokasi pengungsian lainnya untuk mengantisipasi lonjakan warga yang mengungsi,” ujar Banda.

Berdasarkan pembaruan data hingga Senin (18/2/2019), jumlah pengungsi yang tercatat dibawah koordinasi BPBD sebanyak 164 jiwa. BPBD juga akan mengerahkan bantuan dapur umum untuk melayani kebutuhan pengungsi apabila terus mengalami peningkatan.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Bupati Landak Hibahkan Bus Angkutan Kepada Desa Hilir Kantor

Pemda Landak

Kadis PORAPAR Hadiri Peresmian Jalan Akses Masuk Riam Angan Tembawang dan Ritual Adat Budaya Notokng Binua Angan

Pemda Landak

Bupati Landak Dukung Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Pemda Landak

PJ Bupati Landak : Kebijakan Mengatur Kehidupan Masyarakat Agar Kondusif dan Harmonis

Pemda Landak

Karolin Lepas Ratusan Peserta Simpati Fun Run 2026, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan di Ngabang

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Harap Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Amboyo Selatan Lancar

Pemda Landak

Bupati Landak : Dusun Kuang Miliki Listrik Sendiri

Pemda Landak

Vinsensius Dilantik Jadi Sekda Landak
error: Content is protected !!