Home / Pemda Landak

Selasa, 19 Maret 2019 - 12:18 WIB

Bupati Karolin Ingatkan Kades Skala Prioritas Penggunaan Dana Desa

NGABANG, LN

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengingatkan kepada para kepala desa agar menggunakan skala prioritas dalam penggunaan dana desa untuk pembangunan.

Skala prioritas penggunaan dana desa di bidang pembangunan desa, sebut Karolin dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan.

“Prioritas penggunaan dana desa untuk program dan kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat desa, dialokasikan untuk mendanai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas warga atau masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan, serta perluasan skala ekonomi individu warga atau kelompok masyarakat dan desa,” ujar Karolin, Senin (18/3/2019).

Karolin menambahkan, satuan perangkat kerja daerah yang membidangi urusan keuangan dan anggaran, urusan pemerintahan desa dan camat berkewajiban membina pelaksanaan dan penggunaan keuangan desa sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Pembinaan tersebut diberikan dalam bentuk bimbingan dan pelatihan serta pendampingan penyelenggaraan keuangan   yang mencakup penyusunan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban serta verifikasi kesesuaian penggunaan anggaran kegiatan dengan rencana anggaran biaya (RAB) kegiatan oleh tim verifikasi kecamatan.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Hadiri Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang I Tahun 2023

Sedangkan satuan perangkat kerja daerah yang membidangi urusan pengawasan, berkewajiban mengawasi pelaksanaan dan penggunaan keuangan ke desa berupa monitoring dan evaluasi penyelenggaraan serta penggunaan keuangan desa, khususnya dana desa.

“Nantinya, berdasarkan usulan dari badan pengawasan ini, saya selaku Bupati akan memberikan sanksi bagi desa yang tidak mentaati peraturan terkait penggunaan dan pengelolaan dana desa, sanksi tersebut dapat berupa penundaan dan atau pemotongan dana desa,” tegas Karolin.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius mengatakan pemerintahan desa adalah tonggak terdepan dalam rangka pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang diperkuat dengan lahirnya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, yang juga sekaligus memperkuat otonomi asli desa.

Baca juga  Letkol Arm Victor Jacob Lucas Lopupolan Jabat Danyon Armed 16/ Komposit Ngabang Yang Baru

Hal tersebut disampaikan Vinsensius mewakili Bupati Landak saat membuka Sosialisasi Anggaran Dana Desa (Dd) Dan Alokasi Dana Desa (Add) Tahun Anggaran 2019 Sekaligus Pembukaan Bimbingan Teknis Penyususnan Anggaran Desa Tahun 2019 yang diadakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa di aula kantor Bupati Landak, Senin pagi.

“Pengaturan desa melalui undang-undang nomor 6 tahun 2014 bertujuan untuk memberikan kewenangan yang kuat bagi desa untuk mengatur dan mengurus urusan desanya sendiri, serta memberikan pengakuan dan penghormatan atas desa yang sudah ada dengan keberagamannya sebelum dan sesudah terbentuknya negara kesatuan Republik Indonesia,” jelas Vinsensius. (MC-003)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Konsultasi Publik PSN Aluminium, Bupati Landak Tagih Transparansi dan Jaminan

Pemda Landak

52 Formasi Tidak Terisi Pada Penerimaan CPNS Pemkab Landak 2019

Pemda Landak

Bupati Landak Ingatkan Kepala Sekolah Teliti dan Tepat Waktu Sampaikan Dapodik

Pemda Landak

Kecamatan Sompak Berikan Pelayanan Gratis Sertifikat SIUP-TDP

Pemda Landak

Bupati Landak Resmikan 3 Ruang Fasilitas RSUD Landak

Pemda Landak

Seleksi JPT Pratama memasuki tahap Ujian Kedua

Pemda Landak

Permudah Masyarakat Dalam Pelayanan Adminduk, Bupati Landak Berikan Pelayanan Di Kecamatan

Pemda Landak

Bupati Landak Dukung Dinas Kesehatan Perluas Cakupan Deteksi COVID-19
error: Content is protected !!