Home / Internasional

Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:23 WIB

Lima Polisi Tewas dalam Serangan Pemberontak Maois di India

Ilustrasi (Thinkstock/hurricanehank)

JAKARTA – Sebanyak lima aparat kepolisian tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pemberontak Maois di negara bagian Jharkhand Timur, India. Pemberontak memberondong aparat dengan tembakan.

Melansir AFP, kejadian bermula saat polisi berpatroli di sebuah pasar di kawasan tersebut. Pemberontak datang dan melucuti mereka dengan tembakan jarak dekat.

“Lima orang dari kami terbunuh dan senjata mereka dijarah oleh para pemberontak,” ujar pejabat kepolisian setempat, M.L Meena.

Baca juga  Sejumlah Negara dan Organisasi Internasional Diundang ke KTT ASEAN, Ini Daftarnya

Puluhan ribu orang telah terbunuh sejak 1960-an dalam bentrokan bersenjata antara pasukan keamanan dan pemberontak. Pemberontakan pertama diilhami oleh pemimpin revolusioner China, Mao Zedong.

Pemberontak Maois diyakini hadir di 20 negara bagian India. Beberapa negara bagian seperti Maharashtra, Chhattisgarh, Odisha, dan Bihar memiliki anggota pemberontak Maois paling aktif.

Baca juga  Hari Ini, Turki Gelar Pemilu Presiden dan Parlemen

Pada Kamis waktu setempat, polisi di negara bagian Chhattisgarh menembak dua pemberontak Maois hingga tewas.

Sebelumnya, sebuah serangan bom di negara bagian Maharashtra pada 1 Mei lalu menewaskan 16 pasukan komando polisi. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Warga Italia Tuntut Pemerintah soal Penanganan Corona

Internasional

Jokowi Ingin ASEAN Jadi Pusat Ekonomi Dunia

Internasional

Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Bom Diri di Masjid Syiah di Afghanistan, ISIS Klaim Tanggung Jawab

Internasional

Bakar Rumah Warga Palestina di Nablus, Indonesia Kecam Keras Israel

Internasional

Srikandi Baltimore Kenalkan Budaya Indonesia Sekaligus Memberdayakan Perempuan

Internasional

Indonesia Minta Belanda Pulangkan Tulang Manusia Jawa

Internasional

Menhan AS Ingatkan Potensi Kebangkitan Al-Qaida dan ISIS di Afghanistan

Internasional

Nah Lho, Maladewa Ikut Jejak Arab Putus Hubungan dengan Qatar
error: Content is protected !!