Home / Pemda Landak

Jumat, 12 Juli 2019 - 21:33 WIB

Dirjen PSP Kementan RI Kunjungi Kabupaten Landak, Tinjau Potensi Pertanian

MANDOR – Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Sarwo Edhy melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Landak, Kecamatan Mandor, Desa Ngarak Kamis (11/07/19) guna melakukan monitoring dan evaluasi lahan pertanian dan infrastruktur pertanian di Kabupaten Landak dengan disambut oleh Bupati Landak Karolin Margret Natasa didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak Alpius beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut Dirjen PSP Kementan RI menyampaikan beberapa hal terkait program-program pertanian temasuk prasarana dan sarana yang ada di Kementerian Pertanian, salah satunya adalah program asuransi gagal panen lahan pertanian akibat hama, kekeringan atau terkena banjir.

“Sekarang dari Kementerian sudah ada program asuransi gagal panen lahan pertanian seperti terkena hama, kekeringan atau terkena banjir dengan hanya membayar Rp. 36.000 permusim perhektare dan sisanya sebesar Rp. 144.000 disubsidi oleh pemerintah. Apabila para petani mengalami gagal panen, maka dari asuransi akan membayar sebesar Rp. 6.000.000 perhektare, dan saya harapkan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak segera dikoordinir dan diajukan ke Kementerian Pertanian RI,” ucap Dirjen PSP.

Baca juga  Mini Market Emi Nyaris Terbakar

Lebih lanjut Dirjen PSP Kementan RI meminta Pemerintah Kabupaten Landak untuk melakukan pemetaan wilayah di setiap kecamatan dan potensi pertanian di kecamatan serta menciptakan brand hasil pertanian tersendiri agar bisa dikenal oleh masyarakat luar.

“Saya meminta Pemerintah Kabupaten Landak dalam hal ini Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak untuk melakukan pemetaan wilayah di setiap kecamatan dan apa potensi yang ada di kecamatan tersebut untuk diajukan ke Kementerian Pertanian RI, serta potensi pertanian juga harus ditingkatkan lagi dengan menciptakan brans hasil pertanian tersendiri supaya bisa dikenal oleh masyarakat luar,” ungkap Dirjen PSP.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menjelaskan potensi pertanian di Kabupaten Landak saat ini berjalan dengan baik sehingga Pemkab Landak juga memberikan anggaran yang cukup besar untuk pertanian serta sudah menciptakan brand tersendiri terutama untuk beras lokal Kabupaten Landak untuk menembus pasar modern.

Baca juga  Serahkan Benih Padi dan Alsintan Di Ngabang, Bupati Landak : Manfaatkan Lahan Yang Menganggur

“Kabupaten Landak menjadi salah satu daerah yang memiliki limpahan hasil panen padi yang sangat berlimpah dan memiliki cakupan wilayah yang cukup luas sehingga kita juga memberikan anggaran yang cukup besar di bidang pertanian ini dan kedepan kita juga akan melakukan pemetaan wilayah di kecamatan untuk menjadi sentra-sentra pertanian baik untuk padi, jagung maupun yang lainnya. Selain itu, kita sudah menciptakan brand beras lokal Kabupaten Landak untuk menembus pasaran modern dan itu sudah kita lakukan sejak awal tahun 2019 ini,” jelas Bupati Landak. (r)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Bupati Landak Sambut Kunker Danrem 121/ABW di Kota Intan

Pemda Landak

Wabup Landak Lakukan Uji Petik Harga dan Stok Pangan Jelang Idul Fitri di Pasar Rakyat Ngabang

Pemda Landak

Akhirnya Rusalan Ditangkap Polisi

Pemda Landak

Kunker Ke Sengah Temila, Bupati Landak : Petani Harus Berkembang

Pemda Landak

Tadi Pagi Siswa Baru SMKN 1 Ngabang Pengembalian Berkas

Pemda Landak

Jalin Kerjasama Bupati Landak Kunjungi Kanwil Kemenkumham Kalbar

Pemda Landak

Sifat Seorang Ibu, Bupati Landak Langsung Mengendong Dan Memeluk Bayi Dewi Susanti

Pemda Landak

Ormas Dibubarkan Pemerintah, Tidak Terdaftar di Kabupaten Landak
error: Content is protected !!