JELIMPO, KALBAR – Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD dan Satgas Manggala Agni lakukan pencarian titik api ke desa Nyiin kecamatan Jelimpo. Selasa (06/08/2019).
Tim gabungan yang dipimpin Waka Polsek Ngabang Iptu Indra Mahyudin bergerak cepat mencari titik api yang sempat tampil di data satelit Lapan dengan titik koordinat Latitude : 0.3562128 dan Longitude : 110.0542518.
Dari hasil penelusuran google maps, tim mengidentifikasikan bahwa titik api berasal dari wilayah Dusun Asam Mareh (Limau) Desa Nyiin Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.
Dengan menempuh perjalanan selama 1 jam lebih akhirnya tim berhasil menemukan lokasi kebakaran sebagaimana yang tercantum dalam satelit Lapan.
Saat didatangi tim, kondisi api dilahan tersebut sudah padam.
Tim yang terdiri dari unsur TNI, POLRI, BPBD Landak dan Satgas Manggala Agni lantas melakukan pendataan identitas pemilik lahan dan luasan areal yang dibakar.
Diketahui lahan yang dibakar tersebut merupakan milik sdr. Cae (35 th) asal dusun Asam Mareh RT 03 RW 01 desa Nyiin kecamatan Jelimpo. Dengan luas sekitar 0,4 ha yang akan digunakan untuk membuat kebun kelapa sawit.
Pemilik lahan, Cae (35 th) merasa kaget saat didatangi tim, dan tidak mengetahui bahwa pembakaran yang dilakukannya bisa terpantau satelit. “Tidak nyangka kalau bisa kena satelit, ” ucap Cae.
Atas kejadian tersebut Waka Polsek Ngabang Iptu Indra Mahyudin kemudian mengingatkan pemilik lahan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali dan melapor ke Kepala Desa atau Bhabinkamtibmas jika menemukan hal serupa.
“Lapor ke aparat desa atau bhabinkamtibmas, ” ucap Indra Mahyudin.
Penulis : Bayu











