NGABANGM KALBAR – Menginjak musim kemarau yang berkepanjangan, Bhabinkamtibmas dan anggota Security PT. PI ( Putra Indotropical) laksanakan patroli api di sekitar areal perkebunan. Senin (12/08/19).
Akibat kemarau yang berkepanjangan dari Juli hingga Agustus menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah perusahaan, salah satunya adalah anak Perusahaan milik Wilmar Group yakni PT. Putra Indotropical (PI) yang secara geografis berareal di Desa Sungai Keli Kecamatan Ngabang.
Bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit tentu saja banyak resiko yang dihadapi perusahaan apalagi masuk musim kemarau. Salah satu problem yang dihadapi adalah kebakaran lahan.
Kepala bagian Bina Mitra Alisius menjelaskan bahwa areal kebun berbatasan langsung dengan lahan milik warga, sehingga jika ada masyarakat bakar lahan apinya bisa saja merabat ke areal kebun perusahaan.
“Kami tidak mau jika perusahaan di tuduh membakar lahan,” ungkap Alisius saat ditemui di kantor.
Meyikapi permasalahan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sungai Keli Bripka Susanto Atung mengambil langkah dengan melaksanakan patroli bersama anggota Security di sekitar areal kebun Dusun Sungai Keli.
Dalam patroli tersebut, Bhabinkamtibmas bertemu dengan tokoh adat setempat atas nama Oleng yang kebetulan lewat.
Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas meminta kepada Oleng agar mengimbau warga Dusun Sungai Keli untuk tidak membakar lahan sembarangan.
“Saya sudah ingatkan warga agar jangan bakar lahan, bahkan imbauan larangan Karhutla berupa selebaran sudah saya tempel di sejumlah warung,” ujar Oleng.
Sebagai tokoh adat setempat Oleng sangat mengapresiasi kegiatan patroli gabungan tersebut, dia mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan juga menjadi tanggung jawab kita bersama.
Penulis : Atung








