Home / Nasional

Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:56 WIB

Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng  Kabupaten Landak Studi Banding di Solok

SOLOK,  SUMBAR  – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) bersama Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng melakukan study banding di kabupaten Solok, provinsi Sumatra Barat, Kamis (22/8/2019). Study banding tersebut akan berlangsung selama dua hari hingga Jumat (23/8/2019).

Rombongan tim rogram perbaikan varietas padi lokal palawakng dipimpin oleh Everapat, SP selaku Sekretaris Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, dan  Ketua Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Kabupaten Landak.

Sebagaiman diketahui Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia yang bekerjasama dengan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng.

Tujuan diadakannya Study banding oleh tim program perbaikan varietas padi lokal Palawakng ini adalah untuk bertukar informasi tentang cara memperpendek umur padi dan mempertahankan varietas padi lokal Palawakng asli kabupaten Landak.

Selain memperpendek umur padi dan mempertahankan varietas padi lokal Palawakng asli kabupaten Landak, Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng ini juga bertujuan untuk merubah sifat padi lokal Palawakng yang biasanya di tanam di lahan kering (Ladang) bisa di tanam di lahan basah (Sawah).

Ketua Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng, Everapat menyampaikan kepada Media Center Pemkab Landak bahwa kunjungan tim program perbaikan varietas padi lokal Palawakng Kabupaten Landak di kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang rekayasa genetik program perbaikan varietas padi lokal Palawakng.

Baca juga  KPK Tetapkan Bupati Kebumen Tersangka Dugaan Suap Proyek Pendidikan

“Selain itu bertujuan untuk pelaksanaan pemanenan Mutan Satu ( M1) cara panen, pengemasan, pelabelan dan mempelajari cara penanaman Mutan Dua (M2),” ujar Everapat.

Everapat berharap padi palawakng kabupaten landak menjadi partisi varietas padi unggul lokal sampai menjadi varietas padi unggul nasional dengan nama yang khusus pula.

“Sepulang study banding di kabupaten Solok, kami akan membenahi kekurangan kami yaitu MoU dan perjanjian kerjasama
dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN),” kata Everapat.

Kepala bidang pertanian, tanaman pangan dan perkebunan kabupaten Solok Ir. Yunidarli mengapresiasi Tim program perbaikan varietas padi lokal Palawakng yang mau menambah wawasan dan pengetahuan tentang merubah genetik padi lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja dari kabupaten Landak ini karena terkait dengan apa yang kami programkan yaitu merubah genetik varietas padi Anak Daro dan memperpendek umur varietas padi lokal Anak Daro asli kabupaten Solok, dan kunjungan kerja ini sangat bermanfaat bagi kami dan Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Kabupaten Landak untuk saling bertukar pengalaman dan informasi,” pungkas Yunidarli.

Kepala bidang pertanian, tanaman pangan dan perkebunan kabupaten Solok itu berharap kedepanya untuk Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Kabupaten Landak ini berhasil dan mendapatkan apa yang diinginkan sesuai dengan tujuan dan sasaran dari kegiatan rekayasa genetik untuk varietas Palawakng ini.

“Kami berharap tujuan dan sasaran kegiatan rekayasa genetik varietas Palawakng ini tercapai, untuk Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Kabupaten Landak harus bisa bekerja sama dan bisa sama-sama bekerja untuk kemajuan kabupaten Landak,” harap Yunidarli.

Baca juga  Dapatkah Konsep Restorative Justice Dipakai dalam Kasus Korupsi?

Sementara itu, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mendukung penuh study banding yang dilakukan Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng  di kabupaten Solok provinsi Sumatra barat.

“Saya sangat mendukung study banding yang dilaksanakan oleh Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng Kabupaten Landak ini, karena untuk menambah wawasan, pengetahuan dan bertukar informasi tentang rekayasa genetik untuk program perbaikan varietas padi lokal,” ujar Karolin.

Bupati Landak itu juga berharap program perbaikan varietas padi lokal tersebut bisa mempertahankan varietas padi lokal meningkatkan kualitas varietas padi lokal dan hasil produksi yang tinggi sehingga bisa masuk ke pasar modern.

“Saya mendukung program ini, sehingga beras lokal produksi Kabupaten Landak bisa masuk ke pasar modern dengan standar tipe beras premium,” ujar Karolin.

Karolin berharap Perbaikan varietas padi lokal Palawakng ini bisa menjadikan jenis padi lokal dari Kabupaten Landak ini bisa bersaing dengan varietas padi yang ada di luar Kabupaten Landak maupun dari luar Kalimantan Barat.

“Saya ingatkan instansi terkait dan Tim Program Perbaikan Varietas Padi Lokal Palawakng untuk lebih serius dan fokus mengawal perbaikan program varietas padi lokal palawakng yang merupakan padi lokal khas Kabupaten Landak agar hasilnya bisa bersaing dengan produk luar Kabupaten Landak bahkan Kalimantan Barat,” kata Karolin.

Penulis: Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Nasional

Dapat Gelar Doktor Honoris Causa, Erick Thohir Orasi Ilmiah Soal Transformasi BUMN

Nasional

Jokowi Minta Menteri Kabinet Indonesia Maju Tidak Korupsi

Nasional

Apresiasi Pergunu atas Langkah Prabowo Kirim 20 Ribu Pasukan: Transformasi Pesantren dan Amanah Kader Bangsa Jadi Kunci

Nasional

Cegah Perkara Kedaluarsa, Penggiat HAM Desak Penetapan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Nasional

Jokowi Targetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Juni 2023

Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tunda Vaksin Booster

Nasional

Soal Pupuk Bersubsidi, Mentan: Kalau Direktur Saya Salah, Saya Copot…

Nasional

Greenpeace: 3,12 Juta Hektare Sawit Berada Dalam Kawasan Hutan
error: Content is protected !!