Home / Politik

Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:39 WIB

PKS Merasa Tak Ditinggalkan Partai Gerindra

Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid

JARARTA – Rencana bergabungnya Partai Gerindra ke pemerintahan Joko Widodo periode kedua ini jelas sudah. Kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo ke Istana Negara, kemarin, menjadi isyarat.

Bagaimana reaksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sebelumnya pernah menjadi mitra koalisi. Yang menjadi oposisi selama 2014-2019 dan berkoalisi untuk melawan koalisi Jokowi di Pilpres 2019 lalu?

Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid menyebut, pasca-pemilu, koalisi pendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 memang sudah berakhir.

“Kami tak merasa ditinggalkan ya, karena Pak Prabowo menyatakan koalisi itu sudah bubar. Jadi tak ada sekarang yang namanya koalisi, jadi yang sudah bubar ya tak ada yang meninggalkan dan ditinggalkan,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10).

Baca juga  Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel Terhadap Rakyat Palestina

Hidayat mengatakan, saat ini setiap partai politik punya sikap dan aturannya sendiri-sendiri. Sekali pun Gerindra bergabung ke pemerintah atau bahkan Prabowo duduk sebagai menteri, itu menjadi hak pribadi. Gerindra dan Prabowo dinilainya punya banyak pertimbangan untuk mengambil keputusan.

“Itu adalah hak beliau, kami tak memiliki posisi untuk mengemukakan apa pun. Silakan kalau hak itu diambil, tentu sudah mempertimbangkan tanggung jawab dan konsekuensi yang diambil,” ujar dia.

Dia yakin, jika Gerindra bergabung ke pemerintah, bukan berarti partai pimpinan Prabowo itu aji mumpung menggalang kekuatan menuju Pilpres 2024. Hal itu, lebih kepada pilihan politik tiap partai. “Saya tak melihat adanya oportunisme maupun aji mumpung. Ini ada pilihan-pilihan politik tentu ada konsekuensinya,” kata Hidayat.

Baca juga  Peta Politik di Kalbar Mulai Berubah, Karolin: Aku Ra Opo-Opo

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto turut hadir di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (21/10/2019). Ia datang bersama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.

Prabowo dan Edhy Prabowo tak berkomentar kepada wartawan dan langsung masuk ke Istana Kepresidenan. Kedatangan Prabowo dan Edhy ini menyusul kedatangan tokoh lainnya yang disinyalir sebagai calon menteri. (wok)

Sumber: Indopos

Share :

Baca Juga

Politik

Real Count KPU 06.00 WIB: Golkar Kuasai 14 Provinsi, PDIP 10 Wilayah

Politik

KPU Kapuas Hulu Laksanaan Debat Kandidat Di Jakarta, Masyarakat Pertanyakan Besaran Anggaran Debat Publik

Politik

Pengganti Setya Novanto Harus Mampu Dongkrak Citra DPR

Politik

Informasi Terakhir Diterima Gerindra: Ustaz Abdul Somad Tetap Pilih Dakwah

Politik

Alasan Gerindra Belum Putuskan Usung Anies-Kaesang di Pilgub Jakarta

Politik

Fahri Hamzah Berharap Pilpres 2024 Diikuti Prabowo, Ganjar dan Anies

Politik

Megawati Tegur Ganjar, Relawan Yakin Bukan untuk Menjatuhkan

Politik

Tragedi Bencana Di Indonesia, Cornelis : Pemerintah Lebih Tanggap Lagi Menyikapi Situasi Bencana
error: Content is protected !!