Home / Pemda Landak

Selasa, 29 Oktober 2019 - 10:48 WIB

Pupuk Mulai Langka, Bupati Landak Lakukan Rapat Koordinasi

NGABANG, KALBAR – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan rapat koordinasi dan evaluasi pupuk bersubsidi tahun 2019 dengan pihak distributor pupuk bersubsidi Kabupaten Landak, Plt. Kadis Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak beserta jajaran, Perwakilan Forkopimda Landak serta OPD terkait yang berlangsung di aula Kantor Dinsa Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Senin (28/10/19) Siang.

Rapat koordinasi dan evaluasi pupuk bersubsidi ini dilakukan terkait mulai langkanya pupuk bersubsidi untuk padi dipasaran yang disebabkan berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi Kabupaten Landak tahun 2019 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dari tahun 2018 sebanyak 17.972 ton berkurang menjadi 9.013 ton di tahun 2019 yang mengakibatkan para petani kewalahan dalam mencari pupuk bersubsidi Kabupatan Landak, serta dikhawatirkannya penyalahgunaan penyaluran pupuk di kios yang tidak sesuai dengan Rencana Definiti Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Untuk itu, Bupati Landak Karolin meminta instansi terkait untuk membentuk tim gabung dan segera turun kelapangan untuk melihat langsung kondisi di lapangan terkait mulai langkanya pupuk bersubsidi ini, serta meminta Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten bersama instansi terkait membentuk tim penyusunan Rencana Definiti Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Kita melakukan rapat koordinasi dan evaluasi ini dengan upaya mencari solusi terhadap mulai langkanya pupuk bersubsidi terutaman untuk pertanian padi di Kabupaten Landak. Dan Saya meminta Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak bersama instansi terkait untuk segera kelapangan dengan mengecek kelangkaan pupuk bersubsidi di lapangan serta membentuk tim penyusunan RDKK agar kebutuhan pupuk petani bisa diketahui berapa jumlah yang mereka butuhkan,” ucap Bupati Landak.

Baca juga  Asisten Sekda Landak Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun IBI Ke-72

Selain itu, Bupati Landak juga meminta kepada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak untuk menyurati Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait selisih data luas lahan antara BPN dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak.

“Kita juga akan menyurati Gubernur Kalimantan Barat terkait perselisihan luas lahan antara kami Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak dengan pihak Badan Petahanan Nasional Kabupaten Landak dengan tujuan agar tidak ada perselisihan dan penyalahgunaan terkait pemberian bantuan pertanian terutama untuk pupuk bersubsidi,” terang Bupati Landak.

Lebih lanjut Bupati Landak menegaskan agar pihak distributor dan pejual pupuk bersubsidi di kios-kios untuk tidak bermain-main dengan penjualan pupuk bersubsidi sehingga dapat menyebabkan kelangkaan atau kekurangan pupuk bersubsidi dan meminta Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahan Pangan Kabupaten Landak untuk mengawasi mereka.

“Saya tegaskan kembali untuk Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak untuk mengawasi pihak distributor dan kios-kios penjualan pupuk bersubsidi dan benar-benar diawasi. Dan untuk kios-kios penjual pupuk Saya ingatkan jangan main-main untuk melakukan penyalahgunaan penjualan pupuk bersubsidi, akan kita berisanksi jika ada yang berani,” tegas Bupati Landak.

Baca juga  Lima Hari Belajar, SMAN 1 Ngabang Belum Alami Hambatan

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian, Perikana dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak Alpius akan melaksanakan dengan segera arahan dari Bupati Landak terkait dari hasil rapat koordinasi dan evaluasi bersama dan yang terpenting akan membentuk tim pelaksana RDKK terkait kelangkaan pupuk bersubsidi serta perselisihan luas lahan pertanian antara Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak dengan Badan Pertanahan Nasioanal Kabupaten Landak.

“Dari hasil rapat tadi kita langsung merspon apa yang menjadi arahan dan instruksi Bupati Landak terutama pembentukan tim pelaksana RDKK serta langsung turun kelapangan mengecek kebutuhan pupuk ke petani dan melakukan uji petik kepada kios-kios pejualan pupuk bersubsidi. Selain itu, kita segera meyurati Gubernur Kalimantan Barat terkait perselisihan luas lahan antara Kami di Dinas dengan pihak BPN serta membentuk tim verifikasi terhadap luasan lahan baku pertanian sawah di Kabupaten Landak,” ungkap Plt. Kadis Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak.

Penulis: Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Tutup Puncak Perayaan HUT ke-23 Pemkab Landak Tahun 2022

Pemda Landak

Penjabat Gubemur Kalimantan Barat Telah Keluarkan Program ‘TRI SUKSES’

Pemda Landak

Kunker Desa Dange Aji, Bupati Karolin Ajarkan Merawat Tumbuh Kembang Anak

Pemda Landak

Wabup Landak Beri Motivasi Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama

Pemda Landak

Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Landak, Bupati Karolin Sampaikan 10 Issue Faktual

Pemda Landak

Bupati Landak Dukung Masyarakat Serahkan Senjata Api

Pemda Landak

Kunker Ke Sengah Temila, Bupati Landak : Petani Harus Berkembang

Pemda Landak

Segera Diperbaiki, Pemkab Landak Monitoring Kerusakan Ruas Jalan Darit-Meranti
error: Content is protected !!