Home / Pemda Landak

Jumat, 8 November 2019 - 05:15 WIB

Bupati Landak Ajak Lestarikan Permainan Tradisional

NGABANG, KALBAR – Ditengah perkembangan teknologi saat ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengajak seluruh anak di Kabupaten Landak untuk kembali melestarikan permainan tradisional terutama permainan asli daerah.

Menurut Karolin, permainan anak tradisional saat ini perlu dikenalkan kepada anak-anak mengingat permainan tradisional seakan mulai ditinggalkan dan kurang dilestarikan disebabkan salah satunya oleh perkembangan teknologi yaitu munculnya HP android atau gadget  yang telah mengubah gaya permainan anak-anak saat ini.

“Ditengah perkembangan teknologi saat ini saya juga mengajak anak-anak agar bisa mengenal dan melestarikan permainan tradisional yang merupakan permainan asli daerah kita, jadi jangan bisanya cuma main hp atau gadget saja,” ujar Karolin didepan seluruh siswa-siswi saat menghadiri deklarasi sekolah ramah anak di SMP Negeri 1 Ngabang, Kamis (7/11/2019).

Baca juga  Pj. Bupati Gutmen Menyerahkan SK Pejabat Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Landak

Karolin juga mengatakan bahwa banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh anak jika memainkan permainan tradisional, selain melatih kekompakan juga dapat melatih fisik anak mengingat kebanyakan permaian tradisional yang dimainkan memerlukan gerakan seluruh anggota tubuh yang sangat baik untuk perkembangan fisik anak.

“Kita mengenal permainan lompat tali, Taba’, Galah asin, bakiak, kasti, gasing dan sebagainya, ini semua dapat melatih kekompakan dan fisik anak sehingga saya rasa perlu dikenalkan kepada anak- anak jaman sekarang yang sebagian dari mereka tidak mengetahui permainan tradisional,” papar Karolin.

Lebih lanjut, Karolin mengatakan peran guru disekolah dan orang tua dirumah sangat diperlukan dalam mengenalkan permainan tradisional.  Mengingat saat ini telah ada program belajar sehari diluar kelas bagi para siswa yang dapat diisi dengan memainkan permainan tradisional disekolah tentunya dengan bimbingan dan pengawasan guru.

Baca juga  Desa Hilir Kantor Ditetapkan Sebagai “Kampung Tertib Lalulintas”

“Program belajar sehari diluar kelas yang diterapkan sekolah bisa diisi dengan mengenalkan permainan tradisional kepada anak-anak, dengan begitu anak-anak selain bisa belajar dan melatih fisik juga akan dapat mengenal kondisi alam sekitarnya, ini juga merupakan salah satu jenis pembelajaran kepada anak untuk itu peran pendampingan guru sangat diperlukan serta dukungan orang tua yang memberikan batasan bermain gadget,” kata Karolin.

Penulis: MC-004

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Buka Tebedak Cup III 2022, Sekda Landak Minta Peserta Junjung Tinggi Sportivitas

Pemda Landak

Warga Landak Gelar Tradisi Robo-Robo

Pemda Landak

Kapolsek Menyuke Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Semade

Pemda Landak

Kepala Badan Kesbangpol Landak Hadiri Uji Publik Rancangan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Landak pada Pemilu Tahun 2024

Pemda Landak

Bupati Landak Pimpin Apel Konsolidasi Kesiapan Menghadapi Bencana Alam

Pemda Landak

Tinjau Wilayah Pasca Terdampak Banjir di Meranti, Pj. Bupati Landak Berikan Puluhan Paket Bantuan

Pemda Landak

Sosialisasi Pilkades Serentak, Bupati Landak Minta Kepala Desa Memahami Tahapan Pemilihan

Pemda Landak

Pemkab Landak Gelar Bimtek Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2023
error: Content is protected !!