NGABANG – Sataf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Nikolaus, SH mengatakan Tagline Presiden kita, Bapak Jokowi adalah SDM Unggul, Indonesia Maju, harus kita terjemahkan dalam kerangka kerja nyata.
“Salah satu keunggulan Indonesia yang tidak banyak dimiliki oleh negara lain adalah keberagaman kita semua, menurut data sensus BPS 2010 ada 1331 Kelompok Suku di Indonesia, 652 Bahasa Daerah yang berbeda. Bisa dibayangkan begitu unik dan beragamnya adat istiadat dan budaya bangsa ini,” katanya, dalam Musda IV MABM Kabupaten Landak, Sabtu (08/02/20).
Bagaimana dengan kita di Kabupaten Landak? Ya sangat beragam, mencerminkan Indonesia. Ada Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Padang, Batak, Bugis, dan banyak yang lainnya.

“Selain menjadi potensi yang luar biasa, keberagaman ini harus kita rawat bersama sehingga terwujudnya persatuan bangsa, karena modal utama pembangunan adalah persatuan, dengan adanya persatuan pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Selain itu, katanya, Pancasila dan keberagaman budaya adalah identitas bangsa Indonesia. Pancasila sendiri merupakan perekat bagi bangsa yang dibangun di atas keberagaman budaya, agama, bahasa, etnis, dan suku. Apalagi, di tengah persaingan kemajuan peradaban dunia, Pancasila berperan penting untuk untuk menjaga budaya Indonesia.
“Majelis Adat dan Budaya Melayu (MABM) adalah satu satu elemen penjaga adat dan budaya sebagai upaya memperkuat bangsa ini, oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Landak mendukung penuh kehadiran MABM di Kabupaten Landak ini, kedepan, kami ingin hubungan MABM Kabupaten Landak semakin erat dengan kami, PEMDA Kab. Landak, banyak hal yang bisa kita kerjasamakan untuk merawat keberagaman di Landak, merawat Kabupaten Landak berarti juga merawat Indonesia, tanah air kita semua,” jelasnya.

“Kami ingin membangun Landak dengan Harmoni pada alam dan budaya, keindahan alam kita sudah semakin dikenal, ada banyak air terjun, dan produk budaya kita juga dikenal dimana-mana, ada kerajinan tangan, seni tari, hukum adat, rumah panjang, keraton dan lain sebagainya, tentu ini jadi kekayaan kita di Landak. Kami tidak bisa membangun sendiri, harus didukung oleh segenap lapisan masyarakat,” tegasnya lagi.
Ia berpesan agar semua pengurus MABM Kabupaten Landak dapat memahami tugas pokok dan fungsinya dengan baik, saling bekerjasama, jalin komunikasi dan koordinasi dengan baik bersama Pemerintah Kabupaten Landak
“Selamat ber-MUSDA, semoga menghasilkan hal-hal terbaik, berkontribusi merawat keberagaman di Kabupaten Landak ini,” harapnya.

Acara Musda IV MABM Kabupaten Landak berlansung lancar dan aman, terpilih secara aklamasi Gusti Muhardi, SH. Ia memimpin organiasi ini selama lima tahun yaitu masa bhakti 2020-2025.
Hadir perwakilan DPP MABM Kalbar Ketua membidang Organiasi H. M Ali Kadir, Sekum MABK Kalbar H. Budiman Tahir, Kerabat Keraton Ismahayan Landak, Forkopinda, DPC MABM Kecamatan se Landak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan undangan lainnya.
Penulis:hi74











