Home / Pemda Landak

Sabtu, 28 Maret 2020 - 14:32 WIB

Bupati Landak : Dana Desa Boleh Untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19

LANDAK – Demi mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) Bupati Landak menyatakan bahwa dana desa boleh digunakan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19.

Untuk itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta setiap Kepala Desa bisa mengalokasikan dana desa dalam upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19).

“Dana desa boleh digunakan untuk pencegahan Covid-19 yang saat ini sangat membahayakan. Karena sudah ada surat dari Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, untuk itu saya meminta para kepala desa agar mengalokasikan dana desanya yang dimanfaatkan untuk pencegahan Covid-19,” ujar Karolin di Posko Covid-19, Jum’at Malam (27/03/20).

Menurut Karolin saat ini penanganan Covid-19 merupakan hal yang prioritas dilakukan, mengingat sangat berbahayanya virus ini sehingga upaya pencegahan sampai ditingkat desa hingga ke dusun sangat diperlukan.

“Saat ini penaganan virus corona merupakan hal yang prioritas karena berbahayanya virus ini menyangkut keselamatan masyarakat, sehingga dengan adanya dana desa bisa diperuntukan untuk upaya pencegahan ditingkat desa bahkan hingga ke dusun, serta membentuk Gugus Tugas Covid-19 di desa,” papar Karolin.

Baca juga  PHBI Landak Gelar Halal Bi Halal

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, Mardimo mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sudah menginbau semua desa yang ada di Kabupaten Landak agar menindaklanjuti surat edaran Bupati Landak untuk segera mengalokasikan anggaran kegiatan prioritas tersebut.

“Kami sudah menginstruksikan agar Desa-desa di Kabupaten Landak segera menindaklanjuti Surat Edaran Bupati tersebut agar mengalokasikan kegiatan prioritas tersebut,” kata Mardimo.

Dijelaskan Mardimo bahwa pemerintah desa dapat melakukan perubahan peraturan Kepala Desa (Perkades) untuk menghadapi kondisi darurat saat ini terkait penanganan Covid-19.

“Dalam kondisi darurat, selama belum digunakan Pemerintah Desa dapat segera melakukan Perubahan Perkades tentang perubahan penjabaran APBDes sebelum Rancangan Perdes tentang perubahan APBDes ditetapkan sesuai dengan mekanisme yang ada dan mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 di tahap I,” jelas Mardimo.

Baca juga  Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Landak Tahun 2017-2022

Kepala Desa juga diminta untuk memberitahukan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengenai penetapan peraturan Kepala Desa tentang perubahan penjabaran APBDes, dan selanjutnya memberitahukan kepada Bupati melalui surat pemberitahuan mengenai peraturan Kepala Desa tentang perubahan penjabaran APBDes.

Sementara itu, bagi desa yang masih dalam proses penyusunan APBDes (belum ditetapkan), diimbau agar segera menyesuaikan anggarannya untuk penanganan covid-19 dan mengalokasikannya di tahap I.

Lebih lanjut Mardimo menyampaikan bahwa batas waktu penetapan Perkades tentang pergeseran penjabaran APBDes diatur paling lambat pada 31 Maret 2020 ini.

“Penetapan Perkades tentang Pergeseran Penjabaran APBDes disetting paling lambat 31 Maret, karena alokasi untuk tanggap Covid-19 mulai bulan April hingga Juni,” pungkas Mardimo. (MC)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pemkab Landak Komitmen Tingkatkan Peran Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia

Pemda Landak

Ini Agenda Kunjungan Kerja Menko PMK Puan Maharani ke Kabupaten Landak

Pemda Landak

Bupati Landak Resmikan Puskesmas Prototype di Landak

Pemda Landak

Staf Ahli Bupati Landak Buka Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok Di Kabupaten Landak

Pemda Landak

Nasrul Siap Bersama Polsek Mandor Untuk Cegah Dan Berantas PUNGLI

Pemda Landak

Pelajar Semangat, Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba Dari Bupati Landak

Pemda Landak

Landak Bisa Nikmati BBM Satu Harga

Pemda Landak

Sekda Landak Hadiri Misa Tahun Baru di Gereja Paroki Salib Suci Ngabang
error: Content is protected !!