*Belum Sempat Jadi Pagar Ayu di Rumah Pamannya
NGABANG – Warga Dusun Menjalin Desa Pak Mayam Kecamatan Ngabang digegerkan dengan penemuan mayat perempuan di semak-semak pada, Minggu (29/3.
Korban diketahui berinisial T (16). Ia ditemukan tergeletak di semak-semak oleh saudara kandungnya, Tris, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Tris dan pihak keluarga mencari keberadaan korban yang hilang sejak pagi.
Korban, diketahui berangkat dari rumahnya pukul 07.00 WIB menuju acara hajatan pernikahan di kediaman sang paman. Korban sejatinya akan menjadi pagar ayu di acara yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya tersebut.
“Namun sampai siang di tunggu tidak kunjung tiba sehingga pihak keluarga mencarinya. Ditemukan lah korban sudah tergeletak dan tak bernyawa,” kata kapolres Landak, AKBP Ade Kuncoro Ridwan, Senin (30/3).
Pihaknya lalu melakukan olah TKP, dan ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian leher dan jari tangan korban. Pihaknya lalu menginterogasi sejumlah saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Berbekal keterangan saksi, pihaknya lalu melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim Sat Reskrim Polres Landak pun bergerak mengejar tersangka. “Tersangka sudah diamankan di Pontianak untuk kemudian dibawa ke Ngabang,” jelasnya.
Kapolres melanjutkan, hingga saat ini jenazah korban sudah berada di RSUD Landak untuk dilakukan otopsi pada Selasa (31/3). Penyidikan pun akan berlanjut. “Pihak keluarga menyetujui untuk diotopsi, proses hukum akan berjalan,” pungkasnya. (r)







