Home / Pemda Landak

Kamis, 16 April 2020 - 12:50 WIB

Pertahankan Varietas Padi Lokal Menjadi Padi Unggulan, Pemkab Landak Lakukan Pemuliaan Padi Lokal

LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak melaksanakan panen padi perbaikan varietas padi lokal palawakng gaeng melalui pemuliaan mutasi M2 atau generasi kedua, di Lagon desa Keranji Paedang, Kecamatan Sengah Temila, Rabu (15/04/20).

Panen padi program perbaikan varietas padi lokal palawakng gaeng dilaksanakan oleh tim perbaikan varietas padi lokal palawakng Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) dan dihadiri oleh kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) yang mewakili kepada DPPKP Kabupaten Landak.

Wakil ketua tim perbaikan varietas padi lokal palawakng Eva Oktapiani, SP mengatakan bahwa hasil panen padi lokal palawakng Varietas gaeng ini akan di tanam kembali untuk dijadikan tanaman M3 atau generasi ketiga program perbaikan varietas padi lokal palawakng yang melalui pemuliaan mutasi.

“Semua hasil panen M2 atau generasi kedua ini akan kita tanam kembali di M3 atau generasi ketiga ini dan populasi tanaman M3 akan lebih banyak dari populasi tanaman pada M2 dan dari hasi pemulian varietas padi lokal palawakng gaeng yang sudah melewati generasi kedua ini, sudah kelihatan perbedaan dari induknnya,” Ujar Eva.

Baca juga  Gereja Santo Agustinus Sebadu Mulai Dibangun

Sementara itu di tempat terpisah Peneliti dari Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Azri Kusuma Dewi menjelaskanTujuan utama dari perbaikan varietas padi lokal palawakng Gaeng ini adalah perbaikan karakter agronomi terutama untuk umur panen dan arsitektur tanaman. Dimana, pada umumnya varietas padi lokal berumur panjang, tanaman tinggi dan potensi hasilnya rendah.

“Oleh sebab itu pada penanaman generasi M2 seleksi diarahkan pada perbaikan karakter tersebut. Pada saat memasuki fase reproduktif, dilakukan penandaan umur berbungga dari setiap individu tanaman dengan tujuan untuk mengetahui genotipe mutan yang berumur genjah atau berbunga lebih awal dibandingkan dengan tanaman induknya,” Jelas Azri di Jakarta saat di hubungi oleh media center pemkab Landak melalui via telpon.

Lebih lanjut azri mengatakan Seleksi dengan penandaan dapat dilakukan bertahap dengan memakai interval waktu setiap 7/10 hari . Sehingga nantinya akan dapat diseleksi genotipe-genotipe yang berumur lebih genjah 7 hari, 14 hari, 21 hari dari induknya sembari memperhatikan keragaan agronomi dari genotipe tersebut.

Baca juga  Bupati Tidak Melarang PNS Dan CPNS Cari Usaha Lain, Prioritaskan Tugas Utama

“Genotipe yang terseleksi pada generasi M2 ini dipanen permalai dan kemudian akan ditanam kembali pada generasi berikutnya (generasi M3), untuk mengamati keragaan agronomi dari genotipe yang telah terseleksi tersebut,” Ujar Azri.

Sementara itu Bupati Landak Karolin Margret Natasa tetap mendukung tim program perbaikan varietas padi lokal palawakng Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) untuk melanjutkan tanam M3 atau generasi ketiga dari program perbaikan varietas lokal palawakng Kabupaten Landak.

“Dengan Program perbaikan varietas padi lokal Palawakng, Kita dapat mempertahankan varietas padi lokal asli Kabupaten Landak menjadi Varietas Padi Unggulan dan nantinya kedepan bukan hanya Varietas padi bersekala lokal tetapi akan menjadi Varietas Padi bersekala Nasional,” Tukas Karolin. (MC)

 

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Bagikan Benih Padi dan Alsintan di Air Besar, Bupati Landak Komitmen Bantu Petani

Pemda Landak

Bupati Landak Terima Piagam dan Plakat Opini WTP 8 Kali Berturut-turut

Pemda Landak

Bupati Landak Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Landak

Pemda Landak

Rakor Lintas Sektoral Terkait PETI, Bupati Landak Harapkan Semua Pihak Bersinergi

Olahraga

Karolin Tegaskan KONI Landak Fokus Bina Atlet Lokal

Pemda Landak

Anev, Tentukan Langkah Dan Acuan Kerja Polsek Ngabang

Pemda Landak

Pemkab Landak Gelar Rakor Lintas Sektor Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Landak

Pemda Landak

Bupati Landak : 1 PDP Meninggal Dunia, Tetap Patuhi Protokol Dari Pemerintah
error: Content is protected !!