KALBAR – Tim Badan Pengawasan Perbatasan terutama antara Indonesia dan Malaysia Drs, Cornelis, MH yang juga Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalimantan Barat 1 angkat bicara terkait masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal di perbatasan Indonesia dan Malaysia yang pada saat ini juga merasakan dampak wabah Corona Virus Disease (COVID-19).
“Telah diketahui Negara Malasyia sudah melakukan Lockdown sehingga masyarakat yang bertempat tinggal di perbatasan yang berdekatan dengan Malaysia akan merasakan dampaknya, maka dari itu sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah, terutama bersangkutan dengan sembilan bahan pokok dan pekerjaan, kami mohon pemerintah juga bisa memantau masyarakat kita yang berada diperbatasan, sehingga pasokan-pasokan sembilan bahan pokok diperbatàsan terutama masyarakat yang tidak bisa terjangkau dari indonesia tetapi terjangkau dari Malaysia,” Tukas Cornelis saat ditemui awak media dikediamanya, Rabu (22/04/20).
Dalam penutupan perbatasan dari kedua belah pihak Sambung Cornelis baik dari Indonesia maupun Malaysia pastinya akan berdampak bagi masyarakat yang bertempat tinggal di perbatasan, maka dari itu Pemerintah selalu memantau aktifitas dan keadaan masyarakat disana agar masyarakat tetap merasa aman.
“Setelah pemantauan keadaan masyarakat Indonesia yang berada disekitar perbatasan, saya berharap pemerintah langsung melaporkan hal ini kepada presiden, agar masyarakat di perbatasan juga merasa terlindungi,” Harap Cornelis.
Anggota tim Pengawas Bidang pembangunan Daerah Perbatasan itu juga mengatakan bahwa Selaku anggota badan anggaran, ia sama sekali di DPR RI tidak ada keberatan masalah anggaran yang di potong atau dialihkan untuk membantu penanganan wabah Corona Virus Disease (COVID-19).
“Mari kita bersama-sama mematuhi dan mendukung pemerintah dalam rangka mengatasi bencana Corona Virus Desiase (COVID-19) agar tidak banyak memakan korban,” Tegas Cornelis.
Tidak lupa Cornelis juga mengingatkan kepada para tenaga medis yang sebagai garis terdepap penanganan Corona Virus Desiase (COVID-19) ini untuk hati-hati.
“Jika ada pasien yang di rumah sakit tanyakan secara detail penyebab pasien itu sakit, apakah pasien tersebut pernah berpergian keluar kota atau ke daerah zona merah, agar kalian tim medis tidak menjadi korban atau menjadi orang yang terjangkit,” Tutup Cornelis.
Penulis: MC









