MERANTI – Tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Meranti beberapa hari yang lalu mengakibatkan sejumlah Dusun di 4 Desa di Kecamatan Meranti mengalami banjir.
Banjir yang datang secara tiba-tiba selalu membuat sebagian warga tidak sempat untuk mengamankan barang-barang perabotan rumah tangga serta barang berharga lainnya dikarenakan dengan cepat air menggenangi rumah dengan ketinggian kurang lebih 1 meter hingga 1,5 meter didalam rumah warga.
Hal tersebutlah yang membuat Kapolsek Meranti Ipda Hendra Setiyawan, Amd. bersama Bhabinkamtibmas Polsek Meranti Bripka Sutrisno memonitoring debit air sungai Meranti di Dusun Meranti Hilir Desa Meranti Kecamatan Meranti Kabupaten Landak. Selasa (08/09/2020).
“Dengan terus-menerus memantau debit air sungai dapat meminimalisir kerugian warga akibat banjir, karena kita bisa dengan cepat menginformasikan kemungkinan akan datang bencana banjir sehingga warga bisa lebih siaga” jelas Ipda Hendra.
Kapolsek Meranti juga mengingatkan agar warga tetap waspada dengan banjir susulan, mengingat saat ini curah hujan masih cukup tinggi dibeberapa wilayah perhuluan Sungai Meranti.
Menurut Kapolsek Meranti Ipda Hendra Setiyawan, Amd., saat ini air sudah mulai berangsur-angsur surut sehingga sebagian warga mulai membersihkan lumpur dan sampah didalam rumah.
” Kita berdoa agar air cepat surut, dan warga dapat beraktifitas kembali, karena banyak pekerjaan warga terhambat dan berpengaruh pada penghasilan warga” Ungkap Ipda Hendra.
Penulis : JP. Parere







