Home / Internasional

Selasa, 29 September 2020 - 19:09 WIB

Arab Saudi Umumkan Syarat-syarat Umrah

Jakarta – Arab Saudi akan membuka kembali ibadah umrah. Otoritas Saudi juga telah menetapkan syarat dan protokol yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan umrah di tengah pandemi corona.

Pembukaan kembali umrah akan berlangsung dalam tiga tahap. Masing-masing tahap dengan kapasitas jemaah tertentu sesuai dengan standar yang dilakukan saat pelaksanaan ibadah haji yang dihelat Agustus lalu.

Kegiatan umrah mulai dibuka kembali pada 17 Safar atau 4 Oktober.

Menteri Haji dan Umrah, Mohammed Saleh Benten mengungkapkan setiap prosedur pendaftaran dilakukan secara digital. Calon jemaah bisa mengunduh aplikasi yang telah dibuat Kementerian yakni Eatmarna.

Aplikasi itu dibuat untuk menegakkan standar kesehatan di tengah pandemi Covid-19, sehingga memudahkan jamaah.

Calon jemaah diwajibakan terdaftar di aplikasi Tawakkalna milik Kementerian Kesehatan. Aplikasi ini akan memeriksa status kesehatan pengguna dan kelayakan untuk melakukan ritual umrah.

Baca juga  SMK Negeri 1 Ngabang Gelar Upacara Peringatan  HUT RI Ke -78 Tahun 2023

Dalam wawancara dengan program Al-Rased TV, Saleh mengatakan tahap pertama pembukaan umrah akan memungkinkan 6.000 jemaah setiap harinya. Mereka nanti akan dibagi dalam 12 kelompok setiap 24 jam.

Selama menjalankan ibadah, para jemaah wajib menjaga jarak, dan hal yang sama juga diterapkan kepada jemaah haji. Saleh menjelaskan ada patokan usia yang boleh melangsungkan ibadah.

“Kami juga menetapkan kelompok usia 18-65 tahun. Bagi yang tidak mampu berjalan akan disediakan kursi roda agar bisa melakukan tawaf dan sa’i, namun gerakan tawaf mereka akan konstan,” ujarnya seperti dikutip dari Arab News, Selasa (29/9).

Saleh bilang para jemaah akan memiliki jangka waktu tertentu untuk melakukan ritual, namun tidak dijelaskan secara rinci.

Bagi Jamaah haji yang datang dari luar Makkah, wajib memesan hotel dan tempat tinggal di sana. Mereka akan diminta untuk bertemu di sebuah titik kumpul 15 menit sebelum jadwal keberangkatan ke Masjidil Haram.

Baca juga  Retno Marsudi Singgung Penembakan Tentara UNIFIL oleh Israel dalam KTT ASEAN-Amerika Serikat

Di sana ada pemandu dan tenaga kesehatan yang akan memberi panduan kepada jemaah untuk melakukan ritual umrah.

Anak-anak diperbolehkan menemani orang tua mereka asalkan ditambahkan ke aplikasi Tawakkalna di bawah tanggungan pengguna.

Mobil tidak akan diizinkan parkir di di sekitar Masjidil Haram, namun tetap boleh bagi yang tinggal di sana.

Jamaah yang datang dari luar negeri akan diberi izin masuk ke wilayah Saudi. Kementerian Kesehatan yang akan menentukan warga negara mana saja yang memperoleh izin. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Dalam KTT G20, Menlu Rusia Kritik Barat dan 2 Kali ‘Walk Out’

Internasional

Rudal Israel Hantam Gedung di Damaskus, Lima Tewas

Internasional

Amerika Dorong China lebih Berperan Hadapi Terorisme Global

Internasional

Biden Berupaya Turunkan Inflasi dengan Perluas Operasi Pelabuhan Los Angeles

Internasional

Wali Kota Muslim di New Jersey Dilarang Masuk Acara Idul Fitri di Gedung Putih

Internasional

Indonesia Ketua ASEAN, PBB Lontarkan Kritik Pedas Terkait Myanmar

Internasional

2 Anggota Pasukan Perdamaian asal Indonesia di Lebanon Terluka akibat Serangan Israel

Internasional

Kondisi Memburuk, Makin Kuat Seruan PBB bagi Gencatan Senjata di Gaza
error: Content is protected !!