Home / Nasional

Senin, 26 Oktober 2020 - 18:17 WIB

Presiden: Rata-Rata Kasus Aktif Indonesia Lebih Rendah dari Rata-Rata Dunia

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan data terakhir terkait dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 26 Oktober 2020.

Dalam rapat terbatas mengenai rencana pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi tersebut, Presiden menyampaikan bahwa per 25 Oktober 2020, rata-rata kasus aktif di Indonesia berada di angka 16,08 persen.

“Ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 23,73 persen,” ujar Presiden.

Baca juga  Danramil 1210-02/Mph Hulu Hadiri Pengajian Akbar Bulanan BKTM Gabungan Kabupaten Mempawah - Kabupaten Landak

Sementara itu, dibandingkan bulan yang lalu, rata-rata kematian di Indonesia juga menurun dari 3,83 persen menjadi 3,41 persen. Meskipun demikian, angka tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata kematian dunia.

“Ini masih sedikit lebih tinggi dari rata-rata kematian dunia yang mencapai 2,68 persen,” imbuhnya.

Adapun rata-rata kesembuhan di Indonesia juga mengalami peningkatan, yakni mencapai 80,51 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan dunia di angka 73,60 persen.

Baca juga  Buya Syafii usai Serangan Jantung Ringan: Saya Masih Lemas

“Tiga hal ini saya kira perlu diketahui oleh kita semua sehingga kerja keras yang kita lakukan betul-betul menghasilkan angka-angka yang tadi saya sampaikan,” tandasnya. (R)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kantor KUA Sidareja Di Bom Teroris

Nasional

KKJ Indonesia: Aksi Polisi Menangkap Pemimpin Redaksi Floresa di Manggarai adalah Tindakan Melawan Hukum

Nasional

Presiden Jokowi Umumkan Cuti Bersama Idulfitri 2022 Hari Ini

Nasional

Pemerintah Klaim Sudah Identifikasi Peretas “Bjorka”

Nasional

Survei LSI: Prabowo-Sandi Menteri Jokowi Paling Memuaskan

Nasional

Pemred di Pematang Siantar Tewas Ditembak, AJI Tuntut Pengusutan

Nasional

Impor Pakaian Bekas Bikin Jokowi Geram

Nasional

Pengurus IWO Landak Hadiri Pengukuhan Pengurus IWO Pusat
error: Content is protected !!