Home / Kalbar

Kamis, 14 Januari 2021 - 12:13 WIB

Hari Ini Kadinkes Pontianak divaksinasi Pertama Bersamaan Tenaga Kesehatan

Pontianak  – Wali Kota Pontianak di Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, hari ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu dilakukan vaksinasi pertama bersamaan dengan 85 tenaga kesehatan yang ada di Pontianak.

“Setelah Kota Pontianak menerima sebanyak 10.400 dosis vaksin dari Dinkes Provinsi Kalbar, Rabu kemarin (13/1) maka hari ini mulai dilakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan,” kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis.

Edi menjelaskan, untuk tahap pertama memang vaksinasi diperuntukkan bagi petugas kesehatan, karena mereka rentan terpapar COVID-19.

“Kemudian secara bertahap baru dilakukan vaksinasi pada TNI/Polri, ASN dan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Warga Kayan Hilir Mengungsi Akibat Banjir

Dia menambahkan, untuk tahap pertama tidak ada tenaga kesehatan yang menolak untuk dilakukan vaksinasi sehingga tidak ada masalah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyatakan, sebanyak 5.500 tenaga kesehatan akan menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 untuk tahap pertama di wilayah kota itu.

“Untuk tahap pertama sesuai arahan dari pemerintah pusat, maka vaksinasi ini kami prioritaskan bagi tenaga kesehatan dan petugas lapangan yang ada di Kota Pontianak,” katanya.
Menurut dia, yang termasuk tenaga kesehatan itu, yakni orang yang berkecimpung dibidang medis, mulai dari dokter, perawat dan lainnya.

Baca juga  LAZISNU dan Bank Mega Syariah Salurkan Paket Lebaran Untuk Guru Ngaji dan Dhuafa

“Tetapi dari jumlah 5.500 tenaga kesehatan itu, nantinya tidak semuanya bisa dilakukan vaksin, tetapi dipilah lagi, karena bagi yang sudah terpapar belum bisa divaksin untuk sementara waktu sambil menunggu perkembangan selanjutnya, termasuk yang memiliki penyakit lainnya,” ujar Sidiq.

“Setelah tenaga kesehatan selesai di vaksin, maka dilanjutkan dengan vaksinasi bagi TNI/Polri dan ASN serta para guru yang tugasnya banyak bersentuhan langsung kepada masyarakat, setelah itu baru dilanjutkan bagi masyarakat umum,” katanya. (ANTARA)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Kapolsek Mandor Hadiri Latihan Pra Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 di Polres Landak

Kalbar

Setiman Doakan Pembangunan Sanggau Lebih Maju

Kalbar

Satgas Pamtas 511 Amankan Berbagai Miras illegal

Kalbar

Ini pesan Presiden Dayak pada Imlex Tahun ini

Kalbar

Anggota DPRD Prov Kalbar Kesalkan PLN Sekadau Sering Mati Lampu

Kalbar

Bupati Landak Ingatkan PMKRI Terhadap Era Disrupsi 4.0

Kalbar

Sutarmidji Minta Doa Restu Kepada KH Ma’aruf Amin

Kalbar

Wagub : Pemahaman Rabies Di Masyarakat Masih Kurang
error: Content is protected !!