Home / Politik

Jumat, 19 Maret 2021 - 09:21 WIB

PKS Siapkan Lebih dari Satu Capres Hanya dari Internal

Jakarta – Sekretaris Jendral PKS Aboe Bakar Al-Habsyi mengklaim pihaknya sudah menyiapkan beberapa kader internal untuk diajukan sebagai kandidat presiden yang akan berlaga di Pilpres 2024.

“Tapi kita sudah menyiapkan tokohnya. Pasti kita akan lebih dari satu dan kita tidak akan pilih dari yang lain kecuali dari PKS,” kata dia, dalam gelaran Rakernas PKS 2021, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/3).

Meski demikian, Aboe enggan untuk menyebut siapa sosok kader PKS yang sudah disiapkan menjadi bakal capres 2024 tersebut.

Ia hanya menjelaskan mekanisme untuk mengusung calon presiden oleh PKS berbeda dengan kebanyakan partai lain, semisal menggelar konvensi capres untuk 2024. Mekanisme pemilihan capres yang akan diusung oleh PKS, katanya, dilakukan melalui proses penggodokan di internal partai.

Baca juga  Emang Berani Lawan Karol?

“Pemilihan secara internal dan baru nanti akan ke publik, kita lihat nanti di penghujung waktu,” kata dia.

Lebih lanjut, Aboe menegaskan bahwa PKS tak bisa sendirian dalam mengusung kandidat calon presiden di 2024. Sebab, perolehan suara PKS di Pemilu 2019 lalu hanya memperoleh 11.493.663 suara atau 8,21 persen.

Diketahui, aturan ambang batas untuk mengusung presiden (presidential treshold) di UU Pemilu saat ini ialah sebesar 20 persen perolehan suara nasional dalam pemilu legislatif sebelumnya atau 25 persen jumlah kursi di DPR RI.

Melihat hal itu, Aboe membuka peluang untuk berkoalisi dengan parpol lainnya untuk mengusung pasangan capres-cawapres di 2024.

Baca juga  Personil Polsek Mempawah Hulu Mendapatkan Suntikan Vaksinasi Covid-19

“Ini masih panjang masih ada dua tahun. Masih dua tahun hitungan kita, kita enggak hitung tiga tahun lebih. Kita bicara di 2 tahun. Dan PKS akan bekerja keras dari sekarang akan start, akan bergerak nanti kita lihat. Baru kita akan umumkan di penghujung-penghujung waktu,” kata Aboe.

Diketahui, pada Pilpres 2019 PKS mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang bukan merupakan kader internalnya. Kedua mantan calon presiden-wapres itu sendiri masuk Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. (cnni)

Share :

Baca Juga

Politik

Berbahaya! Gerakan Bawah Tanah 3 Periode Dinilai Bisa Melumpuhkan Kinerja Pemerintahan

Politik

Pengamat Yakin Jokowi Akan Ditinggal Parpol Pendukung setelah Prabowo Dilantik

Politik

Partai Gelora Gelar Bhakti Gelora Bantu Korban Banjir di Bekasi

Politik

Megawati Lantik Ganjar Pranowo hingga Ahok jadi Ketua DPP PDIP

Politik

Dialog Progresif, Karolin Berikan Pembelajaran Generasi Muda Untuk Melek Politik

Politik

Hadiri Halal Bihalal Pengajian Al-Hidayah, Karolin Siap Maju Sebagai Bupati Landak

Politik

Samakan Persepsi dalam Urusan Keummatan, Kerakyatan, dan Kebangsaan, Fraksi PKS Silaturahim ke Fraksi PKB DPR RI

Politik

Sindiran Gibran untuk Wartawan yang Tanyakan Statusnya di PDIP
error: Content is protected !!