Home / Internasional

Minggu, 20 Juni 2021 - 10:09 WIB

PBB Serukan Setop Penjualan Senjata kepada Myanmar

Tentara Myanmar berjalan di sepanjang jalan selama protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, 28 Februari 2021. (Foto: Reuters)

AMERIKA – Sidang Umum PBB pada Jumat (18/6) menyerukan penghentian aliran senjata ke Myanmar dan mendesak militer di sana agar menghormati hasil pemilihan November. Reuters melaporkan, Sidang Umum PBB juga menyerukan membebaskan tahanan politik, termasuk pemimpin Myanmar Aung Suu Kyi.

Sidang Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi dengan dukungan dari 119 negara, beberapa bulan setelah militer menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi yang terpilih. Belarus adalah satu-satunya negara yang menentang resolusi itu sementara 36 negara lain abstain, termasuk China dan Rusia.

“Risiko perang saudara dalam skala besar nyata,” kata utusan khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener kepada Sidang Umum setelah pemungutan suara. “Waktu sangat sedikit dan peluang untuk membalikkan kudeta militer ini semakin kecil.”

Dubes Uni Eropa untuk PBB Olof Skoog mengatakan, resolusi PBB ini mengirim pesan kuat: “Resolusi mendelegitimasi junta militer, mengecam pelecehan serta kekerasan yang dilakukannya terhadap rakyatnya sendiri, dan memeragakan isolasinya negara itu dimata dunia.”

Sekjen PBB Antonio Guterres sebelumnya pada Jumat (18/6) mendesak Sidang Umum agar bertindak. “Kita tidak bisa hidup di sebuah dunia di mana kudeta militer menjadi norma. Hal ini sama sekali tidak bisa diterima,” katanya.

ASEAN memimpin usaha diplomatik untuk mencari jalan keluar dari krisis ini tetapi terpecah pada Jumat (18/6) sehubungan langkah PBB ini.

Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, serta juga dubes Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun, yang mewakili pemerintah sipil di sana, memberi suara dukungan, sementara Brunei, Kamboja, Laos, dan Thailand abstain. [jm/pp]

Penulis: VOE

Share :

Baca Juga

Internasional

Pejabat China di Hong Kong: Sanksi dan Peringatan AS Miliki ‘Niat Tercela’

Internasional

Warga Indonesia Diminta Tolak Tawaran Kerja Jadi ART di Turki

Internasional

China Laporkan Kematian akibat Covid Pertama dalam 8 Bulan CNN Indonesia

Internasional

Pakistan Berbagi ‘Bukti Tak Terbantahkan’ dengan PBB, Kaitkan India dengan Terorisme

Internasional

Arab Saudi dan Negara Teluk Peringatkan AS Tahan Israel Tak Serang Fasilitas Minyak Iran, Kenapa?

Internasional

Pengacara Trump Digugat Rp18 T karena Bohong Pilpres Curang

Internasional

Bintik Matahari Capai Jumlah Terbanyak dalam 21 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya bagi Bumi?

Internasional

Sejumlah Negara dan Organisasi Internasional Diundang ke KTT ASEAN, Ini Daftarnya
error: Content is protected !!