Home / Internasional

Jumat, 2 Juli 2021 - 06:47 WIB

Uni Eropa Luncurkan Sertifikat Perjalanan COVID-19 Digital

Uni Eropa secara resmi meluncurkan sertifikat digital COVID-19.

Uni Eropa telah secara resmi meluncurkan sertifikat digital COVID-19 yang dirancang untuk membuat perjalanan menjadi lebih aman dan mudah bagi mereka yang telah divaksinasi penuh, di negara-negara anggotanya. Tetapi ada sedikitnya satu maskapai penerbangan yang mengatakan aplikasi itu mengalami masalah pada hari pertama penggunaannya.

Uni Eropa merancang sertifikat digital – yang juga tersedia dalam format aplikasi ponsel pintar atau format kertas – untuk membantu pemilik sertifikat itu dibebaskan dari pembatasan sosial seperti karantina.

Berdasarkan aturan Uni Eropa itu, negara-negara anggota harus menahan diri untuk tidak memaksakan pembatasan perjalanan tambahan pada pemegang sertifikat, kecuali jika diperlukan, dan proporsional untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam jumpa pers di Brussels itu, juru bicara Komisi Eropa Christian Wigand mengatakan 26 negara anggota blok itu hari Kamis (1/7) telah mengeluarkan sertifikat perjalanan itu. Sejauh ini sudah lebih dari 200 juta sertifikat digital yang dikeluarkan.

Tetapi dalam praktiknya, sertifikat itu tampaknya mengalami sedikit gangguan. Juru bicara Brussels Airlines, Maaike Andries, mengatakan pada Reuters bahwa kode QR pada sertifikat COVID-19 ini tampaknya tidak terkait dengan tujuan pelaku perjalanan. Ini berarti maskapai penerbangan masih harus melakukan pemeriksaan visual untuk memastikan bahwa mereka yang melakukan perjalanan udara memenuhi persyaratan di negara atau daerah di mana mereka akan melakukan perjalanan.

Dalam kaitan untuk menjadikan perjalanan ini lebih sederhana, ujar Andries, “sayangnya kita belum mencapai tujuan itu.”

Juru bicara bandara di Brussels mengatakan sangat disarankan agar masyarakat memeriksa dokumen apa yang mereka butuhkan di tempat tujuan untuk menunjukkan bukti vaksinasi, atau bukti uji medis COVID-19 yang negatif jika mereka belum divaksinasi. [em/jm]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Dr. Kao Kim Hourn Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Media

Internasional

Indonesia Siap Suarakan Keadilan bagi Palestina di Mahkamah Internasional

Internasional

Macron Sebut Rusia Terlibat Serangan Kimia di Suriah

Internasional

Survei Terbaru: 52% Warga AS Pesimis dengan Kondisi Demokrasi

Internasional

Anak-anak Myanmar Tewas dalam Serangan Jet Tempur Militer

Internasional

Pengacara Trump Digugat Rp18 T karena Bohong Pilpres Curang

Internasional

Jokowi Bawa Oleh-Oleh dari KTT G20 India, Ini Daftarnya

Internasional

PBB: Krisis Pangan Akibat Perang Ukraina Dorong Tingkat Pengungsian
error: Content is protected !!