Jemaah yang dipilih berasal dari 150 negara, umumnya baru pertama kali menunaikan haji.
“Saya merasa seperti menang lotre,” kata Mohammed El Eter, apoteker asal Mesir, setelah terpilih. “Ini adalah momen spesial dan tak terlupakan dalam hidup seseorang. Saya berterima kasih kepada Allah atas kesempatan ini, terpilih dari banyak orang yang melamar,” kata pria berusia 31 tahun itu kepada AFP.
Rangkaian haji selama lima hari dimulai Sabtu (17/7), terbatas untuk penduduk kerajaan itu yang telah divaksinasi penuh dan berusia 18-65 tahun tanpa penyakit kronis, kata kementerian haji, yang menerima banyak pertanyaan sedih di Twitter dari pelamar yang ditolak tentang lotere pemerintah yang dikontrol ketat. [ka/ah]
Sumber: VOA










