Home / Polri

Kamis, 16 September 2021 - 21:53 WIB

Menteri ESDM Resmikan BBM Satu Harga Serentak, Bupati Karolin : Kepastian Terhadap Ketersediaan BBM

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) Wahyudi Anas dan Executive General Manager Pertamina Regional Kalimantan Freddy Anwar mengikuti peresmian serentak 17 penyalur BBM 1 harga oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Arifin Tasrif secara virtual yang bertempat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Kuala Behe, kamis (16/09/21).

Peresmian serentak penyaluran BBM 1 harga oleh Menteri ESDM tersebut diresmikan secara terpusat pada SPBU di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat sekaligus melakukan peresmian pada 17 penyalur BBM 1 harga yang berada di 9 provinsi termasuk penyalur BBM 1 harga yang ada di Kaabupaten Landak.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan daya saing ekonomi masyarkat dapat berjalan apabila biaya transportasinya terjangkau atau murah walaupun secara teori bisnis memberikan keuntungan yang kecil bagi pertamina, tetapi BBM 1 harga tersebut sangat dirasakan manfatnya bagi masyarakat.

Baca juga  Upaya Tegas Sat Samapta Polres Landak Cegah Balap Liar di Stadion Gor Patih Gumantar

“Beberapa hal yang menjadi isu terkait BBM yakni untuk kelancaran suplay sudah baik apalgi dengan adanya SPBU penyalur BBM 1 harga ini. Dengan adanya ini masyarakat mendapatkan kepastian terhadap ketersediaan BBM,” ucap Karolin.

Bupati Karolin menambahkan penyaluran BBM 1 harga ini merupakan kebijakan yang memiliki efek sosial yang sangat besar karena selain dari sisi bisnis, sisi idealisme ada sisi sosial dan masalah sosial yang harus diperhatikan.

“Apapun kebijakan pemerintah pusat dapat dikaji dengan hati-hati sehingga tidak menimbulkan gejala-gejala sosial. Semoga program-program pemerintah kedepannya bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” terang Karolin.

Baca juga  Bupati Landak Buka Sosialisasi Pembangunan Infrastruktur Hijau Tahun 2025

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) Wahyudi Anas menjelaskan penyaluran BBM 1 harga ini memang ditujukan untuk wilayah daerah 3T yakni Tertinggal, Terdepan dan Terluar dengan target percepatan pembangunan hingga tahun 2024.

“Kami BPH Migas sudah mencatat sisa kemarin yang belum terbangun termasuk Kabupaten Landak ada 4 yang belum terbangun yakni di Kecamatan Menjalin, Menyuke, Meranti dan Sebangki. Ini perlu kerjasama dengan Bupati untuk mempercepat proses tersebut agar selum tahun 2024 ini sudah terbangun,” ungkap Wahyudi.

Penulis:MC

Share :

Baca Juga

Polri

Polsek Sebangki Ajak Tokoh Masyarakat Sukseskan Pemilu 2019

Polri

Personil Pelayanan Terpadu Polsek Mandor Terima Laporan Masyarakat

Polri

Petugas Polsek Ngabang Pantau Luapan Sungai Landak, Antisipasi Banjir

Polri

Bhabinkamtibmas Cek Embung di Desa Dara Itam

Polri

Antisipasi Kenakalan Remaja, Polsek Mandor Himbau Warganya

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Mempawah Hulu Cek Pembangunan Fisik Jalan Usaha Tani di Desa Garu

Polri

Bripka Muhadi Sambangi Desa Pongok

Polri

Pada Saat Patroli Siang, Ini Yang di Sampaikan Sabhara Polsek Menyuke Kepada Warga
error: Content is protected !!