Bupati Landak Dapat Gelar Kehormatan, Selain itu 9 Gelar Kelurga Bangsawan Dan 1 Gelar Bintang Kehormat
NGABANG, LANDAK – Tumpang Negeri (TN) berlangsung sederhana di Keraton Ismahayana Landak. Sabtu (25/09/21).
Tumpang Negeri ini juga merupakan kegiatan kebudayaan dari Keraton Ismahayana Landak dengan melakukan ritual adat istiadat serta pemberian gelar kemormatan kepada Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, dan 9 gelar keluarga bangsawan 1 gelar bintang kehormatan.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mendapat gelar kehormatan Kerajaan Ismahayana Landak atas kehendak Raja Iswaramahayana Adipati Karang Sari Gusti Fiqry Azizurrahmansyah dengan memberikan gelar dan bintang kehormatan untuk Bupati Karolin yakni Putri Permata Jaya Negeri Ismahayana Landak.
![]()
Sementara itu 9 gelar keluarga bangsawan dan 1 gelar bintang kehormatan. Meliputi Utin Suryati Beta, SH dengan gelar Pangeran Putri Shri Mas Wijaya Sari Ismahayana, Dra. Hj. Utin Sri Lena Candramidi, M.Si dengan gelar Pangeran Putri Shri Mas Jaintan Sari Ismahayan, Utin Ismahayan, SE dengan gelar Pangeran Putri Shri Mas Linbai Sari Ismahayana, Utin Reza Putri, SH, MH bergelar Pangeran Putri Shri Mas Intan Perdana Sari Ismahayana, Gusti Hamidan bergelar Pangeran Shri Aria Kesuma Negeri Ismahayana, Gusti Muhardi, SH bergelar Pangeran Tumenggung Jaya Negeri Ismahayan, Suliyanto bergelar Panglima Wiara Dilaga, Ya’ Asurandi A. Hamid, S.Si bergelar Datuk Sutan Wijaya Ismahayana, Heri Irawan, SP bergelar Pendekar Putra Adijaya Ismahayan, dan Anwar, AS bergelar Datuk Setia Utama Negeri Ismahayana.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan tentunya gelar ini merupakan niatan yang baik dan untuk mempererat rasa kekeluargaan antara Pemerintah Kabupaten Landak dan Keraton Ismahayana Landak.
![]()
“Saya selalu berupaya memberikan perhatian dan dukungan, namun demikian masih banyak keterbatasan kami sehingga perlu memerlukan komonikasi dari semua pihak,” ucap Karolin.
Bupati Karolin juga mengingatkan kepada Keraton Ismahayana Landak untuk dapat mengajukan wilayah hutan adat kepada pemerintah, karena saat ini Pemda Landak sudah mengesahkan perda yang berkaitan dengan pengakuan terhadap masyarakat adat.
![]()
“Jika memang pihak kerajaan ingin mengajukan beberapa wilayah yang dikenal sebagai hutan adat mungkin dapat kita bicarakan, namun demikian wilayahnya masih dijaga dan dilestarikan karena untuk menjamin keberadaannya agar tidak diperjualbelikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pesan Karolin.
Lebih lanjut Bupati Karolin menjelaskan bahwa sejak tahun 2017 tumpang negeri ini telah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda, hal ini merupakan bentuk pengakuan dari Negara Indonesia terhadap berbagai budaya yang ada termasuk di Kabupaten Landak.
![]()
“Ini juga menjadi salah satu keunikan dan karakter kita di Kabupaten Landak sehingga menjadi kebanggaan. Kedepan ini menjadi even berskala nasional maupun internasional, dan kegiatan tumpang negeri ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Landak yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, kalau dahulu mungkin keraton melaksanakan sendiri dan sekarang difasilitasi oleh pemerintah daerah,” jelas Karolin.
Ditempat yang sama Raja Iswaramahayana adipati Karang Sari Gusti Fiqry Azizurrahmansyah mengucapakan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Landak atas ijinya peyelenggaraan Tumpang Negeri ke 20 tahun 2021.
![]()
“Acara ini sudh dikemas sesaui Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan Satgas Covid19,” katanya.
Tak lupa anak sulung H. Gusti Suriannsyah ini mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Landak selalu 3M, pertama pakai masker, kedua mencuci tangan dan ketiga menjaga jarak.
![]()
“Ini ikhitar kita untuk menjaga kesehatan kita dan juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak covid19,” jelasnya.
Tak lupa Iswaramahayana adipati Karang Sari juga mengucap banyak terima kasih sudah berkerja keras, dalam menyukseskan acara Tumpang Negeri.
![]()
“Acara Tumpang Negeri tahun ini saya akui sederhana, tetapi tidak menggurangi makna hakiki dariTumpang Negeri ini. Harapan kita covid19 ini segera berlalu sehing kita dapat beraktifitas kembali seperti dahulu, dan insyaaalah Tumpang Negeri dapat meriah kembali,” harapnya.
Ditempat yang sama Ketua Umum Panitia Tumpang Negeri Tahun 2021 Utin Suryati Beta, SH dalam sambutannya mohon izin mewakli keluarga besar dan kerabatan Keraton Ismahayan Landak menghaturkan salam takzim serta permohonan maaf apa bila ada sambutan, kata dan prilaku yang disengaja ataupun tidak tempat pada penyelengaraan Tumpang Negeri tahun 2021.
![]()
Untin Beta juga mengajak agar tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) demi memutus mata rantai covid-19 agar kehidupan kita kembali berjalan normal.
“Ini tidak lain demi membangun negeri yang kita cinta ini,” kata adik dari Raja Landak Ke 39 H. Gusti Suriannsyah ini.
Utin Beta juga mengajak bersama-sama menundukkan kepala mengirimkan doa kepada para pahlawan dan leluhur yang telah mendahuli kita semoga amala dan jasa-jasanya terhadap negeri diterima disisi Allah SWT.
Utin Beta menambahkan Tumpang Negeri merupakan adalah serangakian adat dilingkungan Keraton Ismahayana yang skral dan selalu menjadi tumpuan dan tongak selalu ingat menghargai para leluhur yang telah mempersatuakan negeri ini.
“Tumpang Negeri selalu dilakukan setip tahun sebagai ungkapan terima kasih keluarga dan kerabat keraton Ismahayan Landak kepada leluhur yang telah mendahului dan sekaligus pemersatu dan silahturahmi anak cucu penerus kebanggaan Keraton Ismahayana Landak yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika kita senantiasa berpadat kata ada peluru selalu dipelihara, insyaalah atas rahmat dan karunia Nya hidup kita tenteram mulia bersama.
Penulis: One











