Home / Kab Landak

Senin, 12 September 2022 - 15:56 WIB

Karolin Promosikan Tari Jonggan Melalui Media Digital

LANDAK – Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa sangat mendukung kebudayaan yang ada di Kabupaten Landak, baik itu tarian, ritual adat maupun tempat-tempat bersejarah.

Dalam upaya mendukung kebudayaan tersebut Karolin melakukan promosi dengan berbagai cara termasuk melalui media digital. Salah satunya yakni promosi tari jonggan dan tarian naik dango di Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

“Saat menjabat sebagai Bupati Landak saya mencoba melakukan promosi tarian di Kabupaten Landak melalui media digital, yakni kita bekerjasama dengan Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan agar kebudayaan di Kabupaten Landak bisa dikenal di seluruh Indonesia, dan tari Jonggan ini sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia,” ucap Karolin di Ngabang, kamis (08/09/22).

Jonggan merupakan tarian tradisional masyarakat Dayak Kanayatn di Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Nama jonggan diambil dari bahasa Dayak yang berarti joget atau menari. Menurut beberapa sumber, tarian ini mulai muncul pada tahun 1950an di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Tarian ini awal mulanya digelar sebagai hiburan bagi masyarakat pada berbagai upacara adat seperti bayar niat, naik dango, hajatan sunatan atau babalak, acara perkawinan, festival, dan acara penyambutan tamu penting.

Baca juga  Memudarnya Pengaruh Cornelis, Bagaimana Pilkada Landak?

Sebelum Tari Jonggan dipentaskan, dilakukan ritual khusus terlebih dahulu. Ritual tersebut biasa disebut dengan nyangahant yang berarti berdoa. Ritual ini dilakukan untuk meminta izin atau meminta perlindungan kepada Tuhan agar pertunjukan berjalan lancar. Acara tersebut diawali dengan bapamang yaitu penyampaian doa hajat oleh pemimpin upacara di depan sesaji yang sudah disiapkan.

Sekertaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Karolin mengungkapkan bahwa tari Jonggan memiliki gerakan yang menggambarkan ungkapan rasa syukur kepada Jubata (Tuhan) dan suka cita masyarakat yang dilimpahkan dalam tarian. Tidak jarang dalam tarian ini para penari mengajak penonton untuk ikut menari.

Baca juga  Patroli Polsek Ngabang Dilaksanakan Dengan Cara Berdialogis Ditempat-tempat Keramaian

“Setiap penari dapat secara leluasa berkomunikasi dengan pasangan menari. Sentuhan emosional juga kegembiraan yang muncul sebagai ekspresi personal maupun komunal memberikan gambaran konkret kebersamaan serta tumbuhnya ikatan-ikatan emosi antarpersonal. Sebagai tari pergaulan masyarakat Suku Dayak Kanayatn tarian ini benar-benar menceritakan suka cita dan kebahagiaan dalam pergaulan muda-mudi Dayak Kanayatn,” ungkap Karolin.

Untuk menyaksikan tari Jonggan melalui media digital tersebut kita bisa menontonnya melalui link https://youtu.be/9d2UuUufDZY atau dengan kanal YouTube BKN PDI Perjuangan. (R)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

MPM Salah Satu Organisasi Yang Bertujuan Untuk Melestarikan dan Memajukan Adat Budaya Melayu di Kabupaten Landak

Kab Landak

Calhaj Kabupaten Landak Tetap Berharap ke Tanah Suci

Kab Landak

Penetapan Dalam Rapat Pleno, Ustaz M. Faisol Pimpin PCNU Kabupaten Landak

Kab Landak

Tiga Terdakwa Korupsi SPB Pertades di Landak Divonis Pengadilan Tipikor Pontianak

Kab Landak

PENGUMUMAN SYARAT PENDAFTAR BAKAL CALON KEPALA DAERAH PILKADA TAHUN 2024 KABUPATEN LANDAK

Kab Landak

Diguyur Hujan Lebat Akibatkan Longsor Disejumlah Titik di Kecamatan Air Besar

Kab Landak

Pj. Bupati Landak Terus Tinjau Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

Kab Landak

Festival Budaya Robo-Robo Pesayangan 2024 Dibuka oleh Vinsensius
error: Content is protected !!