Home / Politik

Senin, 8 November 2021 - 21:14 WIB

Kirimkan Relawan ke Lokasi Banjir Bandang di Batu, Blue Helmet Minta Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan

JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melalui tim relawannya Blue Helmet telah bergerak cepat ke daerah terdampak korban banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (4/11/2021) lalu.

Bahkan Blue Helmet langsung mengirim Relawan Blue Helmet Pasuruan Raya pada Jumat (5/11/2021) dini hari untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Kota Batu.

“Dalam hitungan jam, tim assement dan rescue Blue Helmet ke daerah terdampak banjir bandang, Kota Batu pada Jumat dini hari. Tepatnya tiba di lokasi pada pukul 02.00 WIB,” kata Sufialdi, Komandan Nasional Blue Helmet dalam keterangannya, Senin (8/11/2021).

Menurut Sufiladi, Relawan Blue Helmet diterima langsung Basarnas Jatim. “Ini langkah sigap dan tanggap Blue Helmet terhadap bencana alam yang menimpa masyarakat khususnya di Kota ] didampingi Ketua DPW Partai Gelora Jatim Muhammad Sirot langsung menuju Desa Punten Kota Batu, daerah yang terdampak cukup parah sekaligus tempat penampungan pengungsi.

Baca juga  Cornelis Dukung Polri Berantas Jaringan Terorisme

Dalam kesempatan ini, Partai Gelora dan Blue Helmet langsung menyerahkan dana bantuan untuk kegiatan operasional dan kebutuhan para pengungsi.

“Saya sebagai pembina Blue Helmet Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah ikut meringankan beban derita para pengungsi,” kata Gus Sirot, sapaan akrabnya.

Komandan Blue Helmet Jatim Achmad Hasan Basori mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan evakuasi korban banjir bandang. Disinyalir masih ada tiga warga Dusun Sambong Desa Bulukerto yang masih hilang.

“Blue Helmet menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang meninggal, juga kepada keluarga yang telah kehilangan keluarganya yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian,” kata Achmad Hasan.

Komandan Nasional Blue Helmet Sufialdi menambahkan, bencana geologi dan hidrometeorologi akhir-akhir terjadi dalam skala kecil maupun besar, menjadi tugas para relawan untuk membantu pemerintah baik dalam tahapan mitigasi, kesiapsiagaan dan tanggap terhadap bencana yang terjadi.

Baca juga  Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Hadiri Musdes (RKPDES) 2025 Menuju Desa Yang Maju

“Seharusnya kita bisa meminimalisir dampak bencana yang ada, apalagi bencana hidrometereologi dengan mitigasi dan kesiapsiagaan yang baik,” ujar Sufialdi.

Sufiadli menegaskan, kondisi cuaca bisa diprediksi dan dampaknya juga bisa diperkirakan, apalagi pemerintah sudah memiliki peta bencana.

“Hanya saja perlu sosialisasi dan komunikasi yang baik ke masyarakat. Perkuat literasi kebencanaan agar rakyat paham kondisi dan tanggap terhadap apapun yang terjadi,” pungkas Sufialdi.

Berdasarkan data BNPB, banjir bandang di Kota Batu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Dampak kerugian sementara hingga saat ini ialah 89 KK terdampak, 35 rumah rusak, 33 rumah terendam lumpur, 7 unit mobil, 73 unit sepeda motor, 107 ekor hewan ternak dan 10 kandang rusak. (R)

Share :

Baca Juga

Politik

Pemilu 2024: KPU tetapkan tiga pasangan capres-cawapres bertarung dalam Pilpres, apa saja visi dan misi mereka?

Politik

Isu Duet dengan RK, Sandi Diklaim Fokus Menteri Agar Diingat

Politik

Partai Gelora Ajak Publik Lakukan Gerakan Melawan Polarisasi

Politik

DPR Tolak Putusan MK soal Pilkada, Jokowi: Itu Biasa…

Politik

Pengamat: Kalau Aturan Diterabas demi Gibran Jadi Ketum Golkar, Itu Buat Bangsa Ini Jadi Rusak…

Politik

Anis Matta: Aksi Kekerasan Aparat Harus Dihentikan. Bisa Memicu Krisis Politik

Politik

Survei LSI Terbaru: Elektabilitas Pramono-Rano Teratas

Politik

Yulius Aho Serahkan Bantuan Sepeda Motor Kepada Pelayan Hamba Tuhan
error: Content is protected !!