Home / Nasional

Sabtu, 19 Maret 2022 - 08:44 WIB

Megawati Kritik Emak-emak Lebih Suka Goreng Makanan Dibanding Rebus

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Andry Novelino)  Baca artikel CNN Indonesia

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Andry Novelino) Baca artikel CNN Indonesia "Megawati Kritik Emak-emak Lebih Suka Goreng Makanan Dibanding Rebus" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220318140844-32-773141/megawati-kritik-emak-emak-lebih-suka-goreng-makanan-dibanding-rebus. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Jakarta (Landak News) – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti antrean masyarakat yang terjadi akibat kelangkaan minyak goreng dalam beberapa waktu terakhir.
Megawati mengaku sampai mengelus dada melihat situasi itu. Ia heran bukan karena minyak goreng langka atau mahal, tapi karena tak ada alternatif selain menggoreng.

Ia mempertanyakan apakah ibu-ibu di Indonesia hanya mengetahui cara memasak dengan menggoreng. Menurutnya, situasi antrean hingga rebutan untuk mendapatkan minyak goreng itu memperlihatkan seolah tidak ada cara masak lain dalam mengelola bahan makanan, seperti merebus hingga mengukus.

“Saya tuh sampai ke ngelus dada, bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng. Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya?” kata Megawati dalam webinar ‘Mencegah Stunting untuk Generasi Emas’ yang digelar Tribunnews, Kamis (17/3).

Baca juga  Harga Bahan Bakar Mahal, Sampah Plastik Jadi Pilihan Industri Makanan

“Apa tidak ada cara untuk merebus, lalu mengukus atau seperti rujak?” sambungnya.

Di sisi lain, Megawati juga memperhatikan pemberian gizi terhadap anak-anak Indonesia.

Dia mengingatkan bahwa makanan yang baik itu bukan hanya makanan yang dapat mengenyangkan, namun makanan yang mengandung gizi terutama bagi perkembangan anak.

“Bahwa makanan itu bukan hanya asupan yang masuk, kan harus tahu apa yang dimakan untuk membuat yang namanya tadi, keluarga sejahtera adalah keluarga yang happy, anak-anaknya sehat, berlari-lari, sehat dan lain-lain,” kata Megawati.

Keberadaan minyak goreng masih menjadi sorotan di tengah masyarakat saat ini lantaran langka dan mahal.

Mendag Muhammad Lutfi telah mencabut harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang HET Minyak Goreng Sawit.

Baca juga  Keraguan Atas Kemanjuran Vaksin, Hambat Upaya Mendorong Laju Vaksinasi

Dalam aturan itu, HET minyak goreng curah Rp11.500 per liter, kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan kemasan premium Rp14 ribu per liter.

Dengan mencabut aturan itu, HET minyak goreng curah kini menjadi Rp14 ribu per liter dan harga kemasan premium diserahkan kepada mekanisme pasar.

Lutfi pun menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu menangani permasalahan minyak goreng yang langka dan harga melambung tinggi.

“Dengan permohonan maaf Kementerian Perdagangan tidak dapat mengontrol karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat,” kata Lutfi dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Kamis (17/3). (mts/pmg)

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Nasional

Pembatalan SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah Disesalkan

Nasional

Diskon Listrik 50 Persen Kembali Berlaku Juni–Juli 2025, Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya

Nasional

Prabowo Umumkan Kabinet Merah Putih; Jumlah Menteri Terbanyak Sejak 1966

Nasional

Cegah Perkara Kedaluarsa, Penggiat HAM Desak Penetapan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Nasional

Lapor ke Pak Mentan: 40,4 Ton Beras di Amankan

Nasional

Pemuda Indonesia Buat Teknologi untuk Prediksi Persebaran Api Kebakaran Hutan

Nasional

Dua Industri Farmasi Bakal Dipidana BPOM, Kapolda Sumut: Ada Jenis Obat yang Digaris Polisi

Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Tunda Vaksin Booster
error: Content is protected !!