BATAM, LANDAK NEWS – Sebanyak 40,4 ton beras ilegal dan berbagai komoditas lainnya berhasil disegel di Batam sebelum kapal sempat bersandar penuh. Penindakan cepat ini berawal dari laporan masyarakat melalui kanal Lapor Pak Amran.
Mentan Amran menegaskan bahwa penyelundupan beras impor dapat merusak semangat 115 juta petani, terlebih saat pemerintah sedang memperkuat produksi melalui penurunan harga pupuk, peningkatan subsidi, bantuan alsintan, dan dukungan permodalan.
Indonesia juga menargetkan tanpa impor beras pada 2025 dan sedang menuju swasembada tahun ini.
Ayo bersama menjaga kedaulatan pangan dengan melaporkan setiap potensi pelanggaran melalui Lapor Pak Amran (0823-1110-9390). (R)










