Ngabang – Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Landak Klemen Apui mengakui, hingga saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) di Kabupaten Landak mencapai Rp.2.300 an perkilo gram di Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
“Ada juga diharga Rp.1.200 an di tingkat lain. Tentunya harga bervariasi. Untuk harga di RAM tergantung jauh dekat dari pabrik kelapa sawit. Ada harga Rp.2.000 an perkilo gram dan ada harga Rp.1.900 an perkilo gram,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Landak ini.
Klemen Apui juga menilai pertemuan beberapa waktu lalu antara pengusaha sawit bersama Komisi B DPRD Kabupaten Landak membahas harga TBS di Kabupaten Landak, hingga saat tidak ada perubahan terhadap harga TBS.
“Tidak ada pengaruh untuk petani mandiri. Sampai saat ini harga TBS masih rendah. Yang merasakan harga sangat rendah adalah petani mandiri itu sendiri,” tegas Klemen Apui.
Klemen Apui berharap petani Kabupaten Landak berharap harga TBS diatas Rp.3.000 an. Sementara harga pupuk, harga racun gulma sangat mahal dan sangat memberatkan petani di Kabupaten Landak. (H)













