Home / Internasional

Selasa, 18 Oktober 2022 - 06:51 WIB

Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone

  Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko)  Link has been copied to clipboard     Beranda  Video  Polygraph  Daftar Program  Learning English  Ikuti Kami           Bahasa-bahasa 
   Cari    site logosite logo
Eropa      Live  Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone  share 
      Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone  17/10/2022  VOA  Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko) 
  Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko)  Teruskan 
         
  Lihat komentar   Print  Beberapa drone bermuatan bahan peledak menghantam ibu kota Ukraina pada jam-jam sibuk Senin (17/10) pagi, sepekan setelah serangan rudal Rusia membuyarkan suatu masa yang relatif tenang di Kyiv.  Para pejabat Ukraina mengatakan drone itu adalah drone Shahed buatan Iran, yang digunakan Rusia untuk melancarkan serangan kamikaze, di mana drone itu sengaja ditabrakkan ke sebuah target.  “Sepanjang malam dan pagi, musuh meneror penduduk sipil,” kata Presiden Volodymyr Zelenskyy di aplikasi Telegram. “Drone kamikaze dan rudal menyerang seluruh Ukraina. Musuh dapat menyerang kota-kota kita, tetapi itu tidak akan dapat menghancurkan kita.”  Wali Kota Kyiv Vitali Klichko mengatakan daerah-daerah yang diserang di antaranya adalah distrik bagian tengah, Shevchenko. Ini daerah yang

Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko) Link has been copied to clipboard   Beranda Video Polygraph Daftar Program Learning English Ikuti Kami      Bahasa-bahasa   Cari  site logosite logo Eropa   Live Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone share    Rusia Serang Ibu Kota Ukraina dengan Drone 17/10/2022 VOA Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko)  Petugas pemadam kebakaran membantu seorang perempuan setempat mengungsi dari sebuah bangunan tempat tinggal yang hancur akibat serangan pesawat tak berawak Rusia(UAV) Shahed-136 buatan Iran, di Kyiv, Ukraina 17 Oktober 2022. (REUTERS/Vladyslav Musiienko) Teruskan       Lihat komentar  Print Beberapa drone bermuatan bahan peledak menghantam ibu kota Ukraina pada jam-jam sibuk Senin (17/10) pagi, sepekan setelah serangan rudal Rusia membuyarkan suatu masa yang relatif tenang di Kyiv. Para pejabat Ukraina mengatakan drone itu adalah drone Shahed buatan Iran, yang digunakan Rusia untuk melancarkan serangan kamikaze, di mana drone itu sengaja ditabrakkan ke sebuah target. “Sepanjang malam dan pagi, musuh meneror penduduk sipil,” kata Presiden Volodymyr Zelenskyy di aplikasi Telegram. “Drone kamikaze dan rudal menyerang seluruh Ukraina. Musuh dapat menyerang kota-kota kita, tetapi itu tidak akan dapat menghancurkan kita.” Wali Kota Kyiv Vitali Klichko mengatakan daerah-daerah yang diserang di antaranya adalah distrik bagian tengah, Shevchenko. Ini daerah yang

VOA – Beberapa drone bermuatan bahan peledak menghantam ibu kota Ukraina pada jam-jam sibuk Senin (17/10) pagi, sepekan setelah serangan rudal Rusia membuyarkan suatu masa yang relatif tenang di Kyiv.

Para pejabat Ukraina mengatakan drone itu adalah drone Shahed buatan Iran, yang digunakan Rusia untuk melancarkan serangan kamikaze, di mana drone itu sengaja ditabrakkan ke sebuah target.

“Sepanjang malam dan pagi, musuh meneror penduduk sipil,” kata Presiden Volodymyr Zelenskyy di aplikasi Telegram. “Drone kamikaze dan rudal menyerang seluruh Ukraina. Musuh dapat menyerang kota-kota kita, tetapi itu tidak akan dapat menghancurkan kita.”

Wali Kota Kyiv Vitali Klichko mengatakan daerah-daerah yang diserang di antaranya adalah distrik bagian tengah, Shevchenko. Ini daerah yang sama yang dihantam rudal Rusia pekan lalu sebagai bagian dari serangan udara yang meluas di berbagai penjuru negara itu.

Klichko mengatakan serangan hari Senin menewaskan sedikitnya satu orang, serta merusak beberapa gedung apartemen dan menyulut kebakaran di sebuah bangunan nonhunian. Ia mengatakan para petugas penyelamat mengeluarkan 18 orang dari reruntuhan gedung apartemen dan dua lainnya masih terperangkap.

Andrii Yermak, kepala kantor presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mengatakan Ukraina memerlukan lebih banyak lagi sistem pertahanan udara sesegera mungkin. “Lebih banyak senjata untuk mempertahankan angkasa dan menghancurkan musuh,” cuit Yermak.

Kedutaan AS di Kyiv menyebut serangan-serangan hari Senin terhadap warga sipil itu “nekad dan tercela.”

“Kami mengagumi kekuatan dan ketangguhan rakyat Ukraina. Kami akan mendukung Anda selama yang diperlukan,” cuit kedutaan.

Serangan-serangan pekan lalu membuyarkan situasi tenang yang relatif cukup lama di Kyiv. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan serangan-serangan itu dan serangan di tempat-tempat lain merupakan pembalasan atas serangan terhadap sebuah jembatan penting yang menghubungkan Krimea dengan Rusia. [uh/ab]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Ratu Elizabeth II akan Rayakan 70 Tahun Bertakhta

Internasional

Pakar: Vaksin Masih Efektif Lawan COVID-19 Parah

Internasional

AS Kembali Sanksi Dua Pemimpin Junta Militer Myanmar

Internasional

Pejabat China di Hong Kong: Sanksi dan Peringatan AS Miliki ‘Niat Tercela’

Internasional

Sekjen IWO Ucapkan Selamat kepada Presiden Timor Leste atas Keanggotaan ASEAN

Internasional

Salman Rushdie Dirawat dengan Ventilator, Mungkin Kehilangan Satu Mata

Internasional

Jokowi akan Bertemu Biden di Gedung Putih Hari Senin

Internasional

Apa Alasan Indonesia Belum Masuk BRICS?
error: Content is protected !!