Home / Nasional

Senin, 13 Maret 2023 - 09:04 WIB

Massa Serang Aparat Polisi Termasuk Kapolres Dogiyai, Banjir Darah

Massa Serang Aparat Polisi Termasuk Kapolres Dogiyai, Banjir Darah

Massa Serang Aparat Polisi Termasuk Kapolres Dogiyai, Banjir Darah

DOGIYAI – Dua personel kepolisian Briptu Andi dan Bripda Guntur Febrian Rumaropen menjadi korban penyerangan ratusan orang di Jalan Trans Nabire-Enarotali, Kabupaten Dogiyai Papua Tengah, Sabtu (11/3) sore.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ary Prabowo mengatakan penyerangan itu terjadi ketika aparat kepolisian merespons laporan masyarakat terkait aksi penyerangan dan perusakan serta penjarahan di Kampung Ekimanida oleh ratusan orang.

“Ada warga yang melaporkan kejadian perusakan ketika tiba di lokasi, massa menyerang aparat menggunakan batu dan panah,” ucapnya.

Akibatnya, Kombes Benny, satu personel Polres Dogiyai Bripda Rumaropen terkena panah di punggung dan kaki kanan.

“Korban sudah dievakuasi di rumah sakit untuk penanganan medis,” ujarnya.

Tidak hanya personel yang diserang, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju juga mendapatkan serangan dari massa tersebut.

Baca juga  Indonesia Dukung Fatwa Mahkamah Internasional, Israel Diminta Akhiri Pendudukan di Palestina

“Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju yang tiba dengan maksud ingin bertemu langsung dengan sekelompok pemuda, juga dihujani panah dan batu,” ujar Kombes Benny.

Melihat massa yang makin bringas, personel Polres Dogiyai diperkuat Brimob Polda Papua yang hendak membubarkan massa kembali diserang menggunakan batu dan panah.

Akibatnya, salah satu personel Brimob Briptu Andi terkena anak panah dan kemudian dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk penanganan medis.

Pascakejadian tersebut, saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai aman terkendali.

“Aparat gabungan TNI/Polri juga masih berjaga-jaga di berbagai titik lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan,” ujar Kombes Benny.

Saat ditanyakan pokok persoalan, Kabid Humas belum mengetahui pasti. Namun, kata dia, penyerangan itu berawal dari aksi pemalakan dan perusakan.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Buka Kegiatan Program Induksi Guru Pemula Tahun 2024

“Masih didalami oleh rekan-rekan di Polres,” ujar Kombes Benny. (mcr30/jpnn)

Sumber: JPPN

 

 

 

 

 

 

1

2

3

4

 

 

More from JPPN.com
Longsor Natuna: Korban Meninggal Dunia 46 Orang, 9 Warga Masih Hilang

Longsor Natuna: Korban Meninggal Dunia 46 Orang, 9 Warga Masih Hilang

Provokator Jihad Lawan Densus 88 Sempat 3,5 Jam di Kantor Polisi

Terungkap, Kasus Perampokan Bersenjata Api di Pekanbaru, 2 Oknum TNI Ditangkap

Irish Bella Belum Jenguk Ammar Zoni di Tahanan, Apa Sebabnya?

Irish Bella Belum Jenguk Ammar Zoni di Tahanan, Apa Sebabnya?

Share :

Baca Juga

Nasional

Jelang Pertemuan Parlemen G20: Indonesia Dituntut Beradaptasi dengan Kondisi Global

Nasional

Peringatan Dini BMKG Selasa 9 Mei 2023: Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 27 Wilayah

Nasional

Resmi, Penumpang Pesawat Wajib Tes GeNose Mulai Besok

Nasional

Menkum-HAM, Yasonna H Laoly

Nasional

Ingin Hasil Sawit Berlimpah?  Pakai Bibit Kelapa Sawit Sriwijaya

Nasional

KPK Geledah Rudin Azis Syamsuddin

Nasional

Bu Mega Trending Topic di Twitter Usai Kritik Emak-emak Goreng Makanan

Nasional

Jokowi Berkeluh Kesah Beratnya Subsidi Energi yang Tembus Rp502 Triliun
error: Content is protected !!