Home / Nasional

Sabtu, 15 April 2023 - 01:10 WIB

Polisi Tembak 2 Terduga Anggota Militan Jemaah Islamiyah

Anggota Densus 88 membawa tersangka teroris di Bandara Raden Inten, Lampung, untuk dikirim ke Jakarta pada 16 Desember 2020. (Foto: Ardiansyah/Antara Foto via Reuters)

Anggota Densus 88 membawa tersangka teroris di Bandara Raden Inten, Lampung, untuk dikirim ke Jakarta pada 16 Desember 2020. (Foto: Ardiansyah/Antara Foto via Reuters)

Lampung – Satuan antiteror Densus 88 telah menewaskan dua pria yang dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok Jemaah Islamiyah, sebuah kelompok yang terkait dengan Al Qaeda dan bertanggung jawab atas serangkaian pemboman pada masa lalu.

Kedua pria tersebut, yang diidentifikasi dengan inisial BA dan ZK, tewas dalam sebuah baku tembak pada penggerebekan pada Rabu (12/2) malam di Lampung, ujar Aswin Siregar, juru bicara Densus 88. Aswin menambahkan bahwa satu anggota Densus mengalami luka serius akibat baku tembak tersebut.

Baca juga  Ketua MPR: IWO Mampu Menjembatani Informasi dari Pusat ke Daerah Dengan Baik

Aswin mengatakan kedua pria itu diduga menyembunyikan Zulkarnaen, mantan kepala militer Jemaah Islamiyah yang berhasil menghindari penangkapan selama 18 tahun dan akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun pada tahun lalu setelah kedapatan menyembunyikan informasi mengenai Bom Bali 2002.

Polisi juga menangkap empat anggota Jemaah Islamiyah lain dalam sebuah operasi terpisah di Lampung pada Selasa (11/4). Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya penumpasan terhadap kelompok itu di seluruh wilayah Indonesia, menyusul adanya petunjuk bahwa kelompok itu merekrut dan melatih anggota baru.

Baca juga  Kemenkes: Gejala Covid Berat Sebaiknya ke RS Meski Penuh

Dalam penggerebekan pada Selasa, polisi menyita senapan M-16, beberapa pistol buatan dan senjata tajam.

“Kami masih mencari terduga anggota lainnya,” tambah Aswin. [jm/lt/rs]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Nasional

Korban Tewas Bom Gereja di Surabaya Jadi 11 Orang

Nasional

4 Menteri Prabowo Tuai Kontroversi usai Dilantik,Minta Anggaran Rp20 Triliun hingga Gelar Doktor HC

Nasional

Bom di Polsek Astana Anyar Meledak Saat Polisi Apel

Nasional

BMKG: Apakah Potensi Hujan Masih Terjadi di Awal Februari 2024? Begini Analisisnya POTENSI CUACA JABODETABEK

Nasional

Dito Ariotedjo, Menteri Termuda dalam Kabinet Jokowi

Nasional

Jokowi Resmi Lantik Dito Ariotedjo Sebagai Menpora

Nasional

DPR akan Sahkan UU yang Hukum Hubungan Seks di Luar Nikah

Nasional

Indonesia Dukung Fatwa Mahkamah Internasional, Israel Diminta Akhiri Pendudukan di Palestina
error: Content is protected !!