Home / Internasional

Sabtu, 20 Mei 2023 - 11:01 WIB

Mantan Tentara Israel Kembalikan Kunci Masjid Al Aqsa yang Dicuri 56 Tahun Silam

TEMPO.COJakarta – Seorang mantan tentara Israel mengembalikan kunci gerbang Masjid Al Aqsa di wilayah pendudukan Yerusalem Timur setelah mencurinya 56 tahun lalu.

Departemen Wakaf Islam di Yerusalem pada Kamis waktu setempat menyiarkan video yang menunjukkan direktur jenderal departemen itu, Sheikh Azzam Al-Khatib, menerima kunci tersebut dari pria yang disebutkan bernama Yair Barack itu.

“Saat itu saya sampai di Gerbang Al Mugharabi (koridor barat Masjid Al Aqsa)…dan begitu melihat ke kiri, saya menemukan sebuah kunci. Saya tak tahu mengapa saya mengambil kunci itu,” kata Barack.

Baca juga  Samapta Polsek Menyuke Laksanakan Patroli Pada Siang Hari Jaga Kamtibmas

“Saya letakkan kunci itu di dalam saku, dan sejak itu, saya menyimpannya,” ujarnya.

Barack mengatakan setelah 40 atau 50 tahun, dia menjadi tidak nyaman tetap menyimpan kunci itu. “Sudah pasti karena saya mencurinya dan kini saya memutuskan untuk mengembalikannya.”

“Sekarang saya di sini. Saya kembalikan kunci yang saya curi. Saya kembalikan kepada pemiliknya…dan ini yang seharusnya Israel lakukan, yakni mengembalikan tanah, hak, kehormatan, kemerdekaan, kebebasan dan keamanan Palestina kepada rakyat Palestina,” kata dia.

Ia mengaku sudah mengembalikan kunci itu dan merasa sudah “melakukan hal yang benar.”

Barack mengembalikan kunci itu setelah para pemukim Israel bersama sejumlah pejabat Israel mengadakan pawai bendera Israel guna merayakan pendudukan Yerusalem Timur pada 1967.

Baca juga  AS dan Indonesia akan Uji Coba Solusi Kota Cerdas untuk IKN

Mengomentari pawai kontroversial itu, dia menyebutnya sebagai salah satu hari terburuk dalam setahun dirinya. Dia mengaku sudah lama tak pernah lagi merayakan “hari bendera”.

Pawai Bendera diadakan pemukim Israel setiap tahun untuk memperingati apa yang mereka sebut penyatuan Yerusalem yang mengacu kepada pendudukan kota itu oleh Israel pada 1967.

“Hari itu saya menjadi bagian pendudukan. Saya harap tidak melakukannya, yakni menguasai Yerusalem.” sesal dia.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel pada 1967. Israel menganeksasi seluruh kota itu pada 1980, tapi tak pernah diakui masyarakat internasional.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Internasional

Saat Ancaman India Mengguncang Dunia, Sarjana Pertanian Wajib Tersinggung

Internasional

Labubu, Dari Tato Sampai Rela Antri dan Rebutan Boneka Lucu

Internasional

Menteri Israel Usul Gaza Diserang Pakai Nuklir, Ditolak AS

Internasional

Nissa Wargadipura dari Pesantren Ath-Thaariq Garut Raih “FAO Heroes 2024”

Internasional

Indonesia Belum Terima Notifikasi Soal Anak WNI yang Disiapkan Jadi “Pengantin” oleh Abu Sayyaf

Internasional

Pakar Penyakit Menular AS Ingatkan Bahaya Varian Delta

Internasional

Tragedi Halloween di Seoul, 2 WNI Jadi Korban Luka

Internasional

Elit Dunia Bereaksi setelah Nama Mereka disebut Dalam “Pandora Papers”
error: Content is protected !!