Home / Uncategorized

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 07:37 WIB

Menko Luhut Dorong Digitalisasi Agar Penerimaan Negara dari Sawit Maksimal

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap strategi meningkatkan pendapatan negara dari komoditas unggulan, khususnya dari sawit. Cara tersebut, sambung Luhut, yaitu lewat pengawasan berbasis digital. Dia menilai digitalisasi dalam pengelolaan sektor sawit, sebagai langkah kunci untuk meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi nasional dan menjadikan Indonesia lebih baik secara keseluruhan.

“Sawit nggak pernah dijama atau kurang dijama atau mungkin tidak dijamah, sehingga penerimaan itu nggak jelas,” kata Luhut saat menghadiri pengukuhan  Kepengurusan DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Luhut mengaku telah melaporkan ke Presiden Terpilih Prabowo Subianto tentang jurus meningkatkan penerimaan negara ini.

Baca juga  Kunjungi Polsek Meranti, Kabagren Polres Landak Berikan Binteknis

“Ini saya laporkan juga pada Presiden Terpilih, saya katakan Pak sebenarnya enggak terlalu susah, kalau kita mau konsisten terhadap digitalisasi,” kata Luhut.

Luhut mengatakan sistem ini juga telah meningkatkan penerimaan negara sebesar 40% pada komoditas batu bara. Kepada Prabowo, dia mengatakan juga sedang menggarap Simbara untuk komoditas lainnya, yakni kelapa sawit.

“Sekarang Simbara untuk kelapa sawit kita mulai,” kata dia.

Luhut mengatakan selama ini data mengenai kelapa sawit di Indonesia kurang lengkap. Padahal, kata dia, potensi penerimaan negara dari komoditas ini amat besar.

Baca juga  Bantu Para UMKM, Tahun 2022 Bupati Landak Bangun Pusat Oleh-oleh

“Kelapa sawit datanya sampai hari ini baru mulai lengkap dan itu penerimaan negara yang besar sekali,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menyebut terdapat potensi penerimaan negara sebesar Rp 300 triliun yang belum tergarap.

Dia mengatakan Prabowo tentu akan mengejar potensi penerimaan negara yang hilang itu. Prabowo, kata dia, juga sudah memegang daftar 300 pengusaha ‘nakal’ yang mengemplang pajak.

Sumber: Sawit Indonesia

Share :

Baca Juga

Uncategorized

APKASINDO Landak Dukung KADO di Pilgub Kalbar

Polri

Musdad : Yohanes Terpilih Jadi Ketua DAD Kecamatan Ngabang

Uncategorized

Kanit Reskrim Polsek Menyuke Datangi Ketua Dewan Adat Dayak

Uncategorized

Sawit Jadi Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Uncategorized

Warga Desa Tempoak serahkan Senjata Api Jenis Lantak Kepada Personil Polsek Menjalin

Uncategorized

5 Cara Mudah Turunkan Berat Badan Tanpa Harus Tersiksa Diet

Uncategorized

Bupati Karolin Serahkan Laporan Keuangan Tahun 2020 Ke BPK RI

Uncategorized

Warga Menjalin Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Dalam Rumah
error: Content is protected !!