Home / Kalbar

Sabtu, 8 November 2025 - 17:44 WIB

Gubernur Kalbar Buka Pesparani I Kalimantan Barat di Pontianak

Pontianak, Landak News  –
Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gereja Katolik (Pesparani) I Kalimantan Barat yang berlangsung di Hotel Kini Pontianak, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kalbar, Ketua DPRD Provinsi, para Bupati dan Wali Kota, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalbar, serta sejumlah tamu undangan.

Pesparani yang juga dikenal sebagai Pesta Parani ini menjadi ajang pembinaan iman umat Katolik melalui musik dan nyanyian liturgi, serta sarana mempererat persaudaraan di Kalimantan Barat. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Satu Hati, Satu Jiwa, Membangun Gereja dan Bangsa.”

Pesparani I Kalbar diikuti 577 peserta dan official dari 11 kabupaten dan 2 kota, sementara Kabupaten Kayong Utara belum dapat berpartisipasi. Empat cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Menyanyikan Mazmur, Cerdas Cermat Rohani, Membaca Kitab Suci, dan Paduan Suara Campuran Dewasa.

Baca juga  Karolin Bertekad Jadikan Dayak Modern

Dewan juri terdiri dari para profesional nasional serta pastor, suster, dan tokoh awam yang memiliki keahlian di bidang musik liturgi.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pesparani. Ia menilai kegiatan ini memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan umat.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter, beriman, dan berakhlak. Pesparani bukan sekadar lomba, tetapi sarana menumbuhkan kebersamaan dan cinta kasih melalui kidung pujian,” ujar Ria Norsan.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pesparani memiliki nilai strategis, bukan hanya untuk menggali bakat musik liturgi, tetapi juga untuk membangun persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan di masyarakat.

Baca juga  Pemda Sintang Audensi dengan Supernova Ecosystem

“Melalui lantunan kidung pujian, kita diajak memuliakan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sana tumbuh pribadi yang berintegritas dan berbudi luhur—nilai penting dalam membangun masyarakat Kalimantan Barat yang rukun dan sejahtera,” tambahnya.

Kepada LP3KD Provinsi Kalbar, LPPD kabupaten/kota, dewan juri, dan panitia penyelenggara, Gubernur berpesan agar terus melakukan pembinaan umat secara berkelanjutan serta menjaga profesionalitas dalam pelaksanaan kegiatan.

Pesparani Katolik I Kalimantan Barat dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2025, dan diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan musik liturgi Katolik di Kalbar, sekaligus mempererat semangat iman dan persaudaraan umat di Bumi Khatulistiwa. (*)

Share :

Baca Juga

Kalbar

60 Hari Tayang Lagu Kubu Raya Menanjak Tembus 100 Ribu Pengunjung

Kalbar

Waspadai Ajakan Teroris Di Dunia Maya

Kalbar

Tim Tenis Porad Kodam XII/Tpr Targetkan Medali Emas

Kalbar

Ria Norsan: Terima Kasih Menkop RI atas Dukungan untuk Koperasi Merah Putih Kalbar

Kalbar

DAD Bonti Sanggau Resmi Dikukuhkan

Kalbar

Bupati Bangga SMA Katolik Don Bosco Sanggau Laksanakan Gawai Dayak 2017

Kalbar

Harganas 2020, Muda: Penuhi Hak Anak Sejak Dalam kandungan

Kalbar

295 Prajurit Infanteri TNI AD Ikuti Pembaretan Di Pantai Kura-Kura Singkawang
error: Content is protected !!