Home / Uncategorized

Senin, 19 Januari 2026 - 21:49 WIB

Bupati Karolin Lakukan Pembenahan TPA Dengan Sistem Ramah Lingkungan

NGABANG, LANDAK NEWS – Pemerintah Kabupaten Landak berupaya mengoptimalkan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang.

Meski dirancang dengan sistem sanitary landfill, kendala kerusakan alat berat membuat operasional di lapangan saat ini masih melakukan sistem pembuangan terbuka (open dumping).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat meninjau lokasi TPA tersebut mengungkapkan bahwa pembenahan sistem pengelolaan sampah menjadi prioritas jangka pendek. Pihaknya berencana melakukan koordinasi intensif dengan tim anggaran untuk mencari solusi pendanaan operasional dan perbaikan infrastruktur.

“Sebenarnya TPA ini harusnya menerapkan sanitary landfill. Namun, karena beberapa alat berat kita mengalami kerusakan, kondisi di lapangan terlihat seperti open dumping. Padahal, secara luasan lahan, lokasi ini masih sangat memungkinkan untuk penerapan sistem yang lebih ramah lingkungan tersebut,” ujar Karolin, Senin (19/01/2026).

Baca juga  Jadwal Perempat Final Copa America 2021

Selain persoalan teknis di lokasi pembuangan Bupati Karolin menyoroti rendahnya optimalisasi retribusi sampah dari masyarakat. Masih banyak warga yang belum memenuhi kewajiban pembayaran retribusi, yang berdampak pada keterbatasan biaya operasional pengelolaan sampah di tingkat kabupaten.

Tantangan lainnya adalah belum berjalannya budaya pemilahan sampah sejak dari lingkup rumah tangga. Menurut Karolin, pemilahan sampah merupakan kunci agar limbah tidak sekadar menumpuk, tetapi dapat memberikan nilai tambah ekonomi.

“Ke depan, ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk mulai memilah sampah. Jika dipilah, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali, misalnya menjadi maggot untuk pakan ternak atau diolah menjadi briket bahan bakar,” tambahnya.

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Landak sedang melakukan kajian mendalam bersama Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan solusi teknologi dan manajemen persampahan yang tepat guna bagi Kabupaten Landak.

Baca juga  Sekjen PBB: Ketimpangan Distribusi Vaksin COVID adalah Hal ‘Bodoh’

Karolin menyatakan akan segera mengagendakan diskusi lanjutan dengan para akademisi dari Untan untuk mematangkan konsep pengelolaan sampah yang lebih bijaksana. Selain dari sisi teknis, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan diperkuat agar kesadaran mengelola sampah secara mandiri dapat meningkat.

“Kami berharap bisa menemukan solusi yang komprehensif. Selain perbaikan sistem di hilir (TPA), sosialisasi kepada masyarakat untuk mengelola sampah dengan bijaksana sejak dari hulu adalah hal yang mutlak dilakukan,” pungkasnya.  (***)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Mengungkap Kebaikan Kurma

Uncategorized

Bupati Landak Serahkan Bantuan Penderita Difabilitas

Uncategorized

Bintara Pengerak Ketahanan Pangan Desa Ringo Lojol Cek Dan Kontrol Tanaman Jagung

Uncategorized

Pocil SDN 01 Ngabang Sebar Brosur Himbauan Ops Keselamatan Kapuas 2019

Uncategorized

Kapolsek, Mediasi Sengketa Lahan Kebun Sawit di Sempate

Uncategorized

5 Jenis Makanan Ini Dapat Memperburuk Sistem Kekebalan Tubuh,Begini Kata Para Ahli

Uncategorized

Sholat Jumat Dengan Imbauan Protokol Kesehatan Dari Kepolisian

Uncategorized

Technician Education Can Fuel Financial Success
error: Content is protected !!