Home / Politik

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:13 WIB

NasDem Buka Suara Usai Satu per Satu Pentolan Gabung PSI

Jakarta, Landak News – Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa angkat suara usai satu per satu pentolan partainya memilih keluar dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa waktu terakhir.

Saan mengaku menghormati pilihan politik setiap orang. Menurut dia, kepindahan sejumlah kader partainya sebagai hak pribadi.

“Ya itu kan hak dan pilihan masing-masing dan tentu kita menghormati pilihan politik masing-masing,” ujar Saan di kompleks parlemen, Selasa (26/1).

Menurutnya, partainya tak memiliki masalah dengan para kader yang memilih keluar. Namun, dia menghormati pilihan politik setiap orang.

“Jadi semua enggak ada masalah, partai enggak ada masalah dengan yang bersangkutan. Tapi kalau yang bersangkutan apa menentukan pilihan politik yang lain, kita hormati dan kita hargai,” ujarnya.

Saan menyebut NasDem selama ini telah banyak memberikan rasa nyaman kepada kader. Namun, jika kader memilih sikap berbeda, partai tak bisa menahan. Saan memastikan pihaknya tetap menghargai keputusan mereka.

“Kalau memang mereka punya pilihan lain dengan berbagai alasan, tentu kita juga nggak bisa apa menahan, tapi kita tetap menghargai pilihan,” katanya.

Prabowo Subianto
Banjir Sumatra
Polemik RKUHAP
Es Gabus
Hogi Minaya

Nasional

Politik
NasDem Buka Suara Usai Satu per Satu Pentolan Gabung PSI
CNN Indonesia
Selasa, 27 Jan 2026 16:36 WIB

Baca juga  Daftar Partai yang Diprediksi Lolos ke Senayan,Survei Litbang Kompas: 7 Parpol Penuhi Syarat PT

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa angkat suara usai satu per satu pentolan partainya memilih keluar dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa waktu terakhir. (Arsip Nasdem)

Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa angkat suara usai satu per satu pentolan partainya memilih keluar dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa waktu terakhir.
Saan mengaku menghormati pilihan politik setiap orang. Menurut dia, kepindahan sejumlah kader partainya sebagai hak pribadi.

“Ya itu kan hak dan pilihan masing-masing dan tentu kita menghormati pilihan politik masing-masing,” ujar Saan di kompleks parlemen, Selasa (26/1).

Saan membantah kepindahan mereka karena tak lagi mendapat tempat di partai. Dia misalnya mencontohkan Ahmad Ali yang pernah menjadi Wakil Ketua Umum sekaligus menjadi Ketua Fraksi di DPR.

Lihat Juga :

DPR Dorong Pemerintah Lakukan Evaluasi Buntut Longsor Cisarua
Menurutnya, partainya tak memiliki masalah dengan para kader yang memilih keluar. Namun, dia menghormati pilihan politik setiap orang.

“Jadi semua enggak ada masalah, partai enggak ada masalah dengan yang bersangkutan. Tapi kalau yang bersangkutan apa menentukan pilihan politik yang lain, kita hormati dan kita hargai,” ujarnya.

Saan menyebut NasDem selama ini telah banyak memberikan rasa nyaman kepada kader. Namun, jika kader memilih sikap berbeda, partai tak bisa menahan. Saan memastikan pihaknya tetap menghargai keputusan mereka.

Baca juga  Anies Ungkap Isi Pertemuan dengan Panglima TNI Andika Perkasa

“Kalau memang mereka punya pilihan lain dengan berbagai alasan, tentu kita juga nggak bisa apa menahan, tapi kita tetap menghargai pilihan,” katanya.

Tiga Kader NasDem Pindah ke PSI: Ahmad Ali, Bestari Barus, Rusdi Masse
Tiga politikus senior NasDem memilih keluar dalam waktu berdekatan. Setelah Ahmad Ali dan Bestari Barus, giliran Rusdi Masse Mappasessu yang keluar dari partai besutan Surya Paloh itu.

Ketiganya kompak bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ali dan Bestari telah menjadi pengurus PSI, Rusdi, disebut-sebut segera mengikuti jejak tersebut.

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus membenarkan Rusdi Masse Mappasessu bakal bergabung dengan partainya usai resmi keluar dari NasDem.

Menurut Bestari, masih ada beberapa nama lain dari NasDem yang akan mengikuti jejak Rusdi bergabung dengan partai pimpinan Kaesang Pangarep itu. Namun, dia belum mau mengungkap daftarnya.

“Iya, satu di antara yang akan [bergabung dengan PSI],” ujar Bestari saat dihubungi, Jumat (23/1).

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Politik

Visensius dan Markus Amid Serahkan Berkas Pendaftaran di DPC Partai Demokrat Kabupaten Landak

Politik

Nama Cawapres Ganjar Pranowo Makin Mengerucut,PPP Rela Jika PDIP Tak Pilih Sandiaga Uno

Politik

Jadi Ancaman Terbesar Keamanan Nasional, Anis Matta: Isu Perubahan

Politik

HS Kembalikan Berkas di PSI

Politik

Anis Matta: Partai Gelora Siap Mengikuti Pemilu 2024

Politik

PK Moeldoko dan Anas Urbaningrum Disebut Sebagai Upaya Menjegal Anies

Politik

Karolin Laksanakan Konsolidasi Kader PDI Perjuangan DPC Landak

Politik

AHY Klaim Ketum Sah, Minta Yasonna Tak Beri Legitimasi ke KLB
error: Content is protected !!