Home / Politik

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:30 WIB

PDIP Soroti Isu Reshuffle Kabinet, Sampaikan Sejumlah Catatan ke Pemerintah

Jakarta, Landak News – PDI Perjuangan merespons soal isu kocok ulang kabinet atau reshuffle yang menguat dalam beberapa waktu terakhir.

Juru bicara PDI Perjuangan Guntur Romli berharap jika reshuffle benar-benar dilakukan, keputusan tersebut didasarkan pada kinerja menteri dan kepentingan rakyat, bukan pertimbangan politik.

“Kami harapkan kalaupun terjadi reshuffle, itu memang benar-benar atas dasar pertimbangan kinerja dan kepentingan rakyat secara riil ya. Bukan bagi-bagi jabatan, bukan kalkulasi politik, bukan pengalihan isu,” kata Guntur dalam Inside Politics CNN Indonesia TV, Selasa (27/1) malam.

Menurutnya, presiden pasti memiliki berbagai laporan tentang kinerja para menterinya. Ia mewanti-wanti jangan sampai menteri yang diganti adalah mereka yang memiliki tingkat kepuasan tinggi.

Baca juga  Partai Gelora, Partai Baru dengan Elektabilitas Tertinggi

“Jangan sampai yang diganti misalnya itu yang kepuasannya tinggi malah diganti, karena dia mungkin tidak punya dukungan politik yang kuat atau alasan politik malah diganti dan juga yang disorot oleh publik malah tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia mengatakan dari percakapan publik dan hasil survei, sudah terlihat kementerian mana yang kepuasannya rendah dan tinggi.

“Nah kita juga nanti akan melihat, meskipun ini adalah hak prerogatif Presiden, tapi kan masyarakat yang akan merasakan sendiri dari perubahan kebijakan tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari mengatakan evaluasi pasti dilakukan presiden kepada menterinya terkait program-program prioritas.

Evaluasi itu bisa berbentuk rekomendasi, saran arahan atau instruksi.

Baca juga  "Relawan Andreas Lani Peduli" Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Warga Desa Temiang Sawi Terdampak Banjir

“Tetapi dalam konteks tertentu dan mungkin dalam timeline tertentu bisa saja berpengaruh terhadap program-program yang, eh maksud saya bisa berujung kepada bentuk-bentuk keputusan politik yang lain,” katanya.

Istana sebelumnya telah buka suara soal isu reshuffle. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu reshuffle dalam waktu dekat.

Prasetyo bilang belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merotasi jajaran menterinya di Kabinet Merah Putih.

“Reshufflekabinet? Belum, belum, belum ada,” ujarnya di kompleks parlemen, Senin (19/1).

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Politik

Rakercab PDI-P Kapuas Hulu, Karolin : Kapuas Hulu Siap Rebut Kursi Pimpinan

Politik

Anis Matta : Judicial Reveiw Pemisahan Pileg dan Pilpres Bagian dari Pematangan Proses Demokrasi

Politik

Pengamat Bicara Kans Duet Prabowo dengan Ganjar atau Airlangga

Politik

DPR Tolak Putusan MK soal Pilkada, Jokowi: Itu Biasa…

Politik

Sejumlah Pakar Sesalkan Banyak Isu Penting Luput dalam Debat Capres ke-3

Politik

Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh ‘Sense Of Urgency’ di Tengah Ancaman Gelombang Lonjakan Kasus Positif Berikutnya

Politik

Partai Gelora Indonesia Angkat Tema Kolaborasi Menuju 5 Besar Dunia Dalam HUT ke-2

Politik

Jusuf Kalla Sebut PKS dan Demokrat Tak Mungkin Masuk Kabinet, Ini Alasannya
error: Content is protected !!