Home / Politik

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:11 WIB

Rapat di DPR, Pakar UI Usul Bubarkan Bawaslu

Jakarta, Landak News – Pakar politik dari Universitas Indonesia (UI) Chusnul Mar’iyah mengusulkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dibubarkan.
Usul itu disampaikan Chusnul saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI terkait desain dan permasalahan pemilu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Eks anggota KPU RI ini menilai panitia pengawas pemilu (Panwaslu) saja tidak diperlukan dalam penyelenggaran pemilu di Indonesia, apalagi Bawaslu.

“Saya sejak 2006 mengatakan Panwaslu saja enggak perlu, apalagi Bawaslu ya. Itu masih ad-hoc, baru waktu Profesor Muhammad menjadi Ketua Bawaslu itu kemudian menjadi permanen ya. Itu semakin chain-nya semakin panjang. Makanya saya dari dulu, Panwaslu saja enggak perlu apalagi Bawaslu, bubarkan saja,” kata Chusnul.

Baca juga 

Ia juga mengusulkan posisi Mahkamah Konstitusi (MK) dalam menangani sengketa pemilu untuk dikoreksi. Chusnul mengatakan saat ini semua sengketa pemilu harus dibawa ke MK.

“Bayangkan semua sengketa pemilu harus ke MK. Memang anggota majelisnya baca?” ujar dia.

Chusnul pun menyinggung sengketa pemilu yang dilayangkan paslon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke MK saat Pilpres 2014.

Saat itu, ia bertanya ke pihak Prabowo-Sandiaga soal bukti yang dibawa menggunakan kontainer ke MK.

“Itu kelompoknya Pak Prabowo-Sandiaga Uno, fotokopi saja Rp2 milyar. Itu dilihat enggak? Dilihat misalnya, belum dibaca, dilihat enggak? Jadi gimana memutuskan tanpa pernah ini? Tapi dua kontainer itu apakah dibaca? Enggak,” kata dia.

Baca juga  Kapolsek Sebangki Hadiri Lokmin Kesehatan di Puskesmas Sebangki

“Nah ini juga persoalan yang ada di dalam konteks ini. Kalau dulu sempat yang pertama pilkada itu sengketanya hanya kalau sengketa Bupati di Provinsi, sengketa Provinsi MA. Sehingga itu kita bagi kekuasaan bagaimana menyelesaikan sengketa,” imbuh Chusnul.

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Politik

Penundaan Kampanye Akbar Heri Saman-Vinsensius untuk Persiapan Maksimal

Politik

Indonesia Perlu ‘Generasi Musim Semi’, bukan ‘Generasi Musim Dingin’ agar Punya Optimisme

Politik

Harga Cabai Makin Pedas, Partai Gelora Beri Solusi Cara Mengatasinya

Politik

KPU Ungkap e-KTP Aneh Dipakai Partai untuk Ikut Pemilu 2019

Politik

Khofifah-Emil Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jatim,Pengamat: PDIP,PKB dan NasDem Bingung Lawannya

Politik

Mahfud: Penguatan Literasi Media Masyarakat Bisa Tangkal Hoaks Pemilu

Politik

Partai Gelora Desak AS dan RRC Laksanakan Komitmen Mereka Dalam Upaya Atasi Perubahan Iklim

Politik

Sudah 30 Partai Politik Isi Data Sebagai Peserta Pemilu 2019
error: Content is protected !!