Home / Politik

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:45 WIB

Partai Demokrat Nilai Ambang Batas Parlemen Sebagai Praktik Demokrasi Global

Jakarta, Landak News – Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Dede Yusuf mengatakan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen merupakan keniscayaan yang umum berlaku di banyak negara.

Menurut Dede, di beberapa negara, ambang batas parlemen berlaku dengan besaran bervariasi mulai 4 hingga 7 persen. Sebab, sistem itu bertujuan untuk mencegah partai di parlemen berlebih.

“Ambang batas parlemen adalah sebuah keniscayaan yang terjadi di seluruh dunia, kecuali Finland yang nol persen,” ujar Dede di kompleks parlemen, Selasa (3/2).

Dede memandang penghapusan ambang batas parlemen hanya akan membuat batas antara partai oposisi dan pendukung pemerintah tak jelas. Dia menyebutnya sebagai over empowering.

Baca juga  Ogah ke Indonesia,Benarkah Bahrain Pilih Mundur dari Kualifikasi Piala Dunia 2026? Ini Ulasannya

“Karena terlalu banyak apa namanya, fraksi-fraksi yang mungkin nanti tidak bisa kita lihat mana yang pendukung pemerintah, mana yang bukan pendukung pemerintah,” kata Dede.

“Karena terlalu banyak apa namanya, fraksi-fraksi yang mungkin nanti tidak bisa kita lihat mana yang pendukung pemerintah, mana yang bukan pendukung pemerintah,” kata Dede.

Dede mengatakan partainya belum menentukan sikap soal wacana untuk menghapus ambang batas parlemen. Dia bilang pihaknya akan mengikuti semua proses di Komisi II DPR lewat RUU Pemilu.

Namun, Dede berpendapat penghapusan ambang batas parlemen tidak menjamin suara hasil pemilu partai akan terserap. Menurut dia, faktor paling penting adalah meningkatkan partisipasi masyarakat di pemilu.

Baca juga  Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi 

“Karena kuncinya bukan pada PT-nya. Karena kita juga pernah mengalami ya, ketika 2,5 persen saja 19 juta [suara] itu tahun 2009 terbuang,” katanya.

“Dan saya mewakili Demokrat dalam konteks ini belum bisa juga mengambil keputusan apapun karena sifatnya kita masih menguji dulu,” imbuh Dede.

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Politik

Pencemaran Nama Baik: Ketua PKB Kabupaten Landak  Laporkan Muhammad  Lukman Edy di Polres Landak

Politik

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Politik

Jadi Lulusan Terbaik Unhan, Sekjen PDIP: Ilmunya tak Sekadar Bela Negara

Politik

Jokowi Tanggapi Putusan MA yang Buka Jalan Kaesang Maju Pilkada

Politik

Maju Pilkada Medan, Bobby Mantu Jokowi Punya Harta Rp54,8 M

Politik

Perludem: Ambang Batas Parlemen Naik, Banyak Suara Terbuang

Politik

Visensius dan Markus Amid Serahkan Berkas Pendaftaran di DPC Partai Demokrat Kabupaten Landak

Politik

Dengan Siapa PKS Berkoalisi Jika Mengusung Anies-Sohibul? PKB dan PDIP Menjawab
error: Content is protected !!