Jakarta, Landak News – Ketua Umum Asosiasi Dapur Mandiri Indonesia (ADMIN), Bambang Purnomo Edi, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sekadar kegiatan pembagian makanan, melainkan bagian dari ekosistem ekonomi kerakyatan yang terstruktur sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bambang menyampaikan, program tersebut telah memberikan dampak nyata di berbagai daerah, terutama dalam menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Kami melihat secara langsung bagaimana program ini menghidupkan kembali komunitas, menyerap tenaga kerja lokal, serta memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak kecil di daerah,” ujar Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, berbagai opini yang berkembang di media sosial terkait implementasi Program MBG tidak seluruhnya mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menilai program tersebut justru menjadi salah satu motor penggerak ekonomi rakyat.
Ia mengajak masyarakat tetap optimistis serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang menyudutkan program secara keseluruhan hanya berdasarkan kasus-kasus tunggal.
Bambang juga menegaskan bahwa langkah penertiban yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.
“Penertiban ini membuktikan negara hadir dan serius mengawasi setiap rupiah anggaran serta setiap porsi gizi bagi generasi mendatang,” katanya.
Ia menambahkan, ADMIN terus berkoordinasi dengan BGN guna memastikan lebih dari 1.200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan organisasi tersebut menjalankan operasional secara patuh, bersih, dan profesional.
“Kami memastikan seluruh unit yang berada di bawah ADMIN bekerja dengan standar yang tinggi dan penuh dedikasi,” ujarnya.
Menanggapi dinamika yang berkembang di media sosial, ADMIN juga menyatakan dukungan terhadap langkah Wakil Kepala BGN, Irjen Pol Sony Sanjaya, dalam melakukan penertiban terhadap unit pelayanan yang tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan.
Namun demikian, Bambang mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyaring informasi serta tidak menyebarkan disinformasi, fitnah, maupun konten kebencian terkait menu maupun pelaksanaan Program MBG.
“Dapur Mandiri akan terus berkomitmen menjaga kualitas dan transparansi dalam setiap porsi yang disajikan demi masa depan anak-anak Indonesia,” pungkasnya.
Sumber: Anatra













