lNGABANG, Landak News – Augusto Gabriel secara aklamasi resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Landak periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Ngabang, Jumat (8/5/2026) siang.
Muskab berlangsung akrab dan disaksikan langsung oleh Ketua Harian KONI Landak, Cahyatanus.
Usai terpilih, Augusto Gabriel menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat kerja sama antar klub tenis meja di Landak. Ia optimistis sinergi yang solid akan meningkatkan daya saing atlet di tingkat provinsi hingga nasional.
“Program jangka pendek saya adalah menjaring atlet di Kabupaten Landak, terutama atlet-atlet muda. Fokus pada pelajar SMA yang berpotensi membela nama Kabupaten Landak,” ujar Augusto.
Augusto yang merupakan putra sulung Ketua KONI Kabupaten Landak itu juga memastikan tetap mengakomodasi atlet-atlet senior sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026.
“Target kita tetap meraih medali emas di Porprov. Kalau bisa menjadi juara umum,” tegasnya.
Ia menambahkan, capaian 6 medali emas pada Porprov sebelumnya menjadi target minimal yang harus dipertahankan.
Ditempat yang sama, Ketua Harian KONI Kabupaten Landak Cahyatanus berharap kepemimpinan baru di PTMSI dapat membangkitkan kembali kejayaan tenis meja Landak. Ia mengingatkan, pada Porprov ke-18 lalu, Landak keluar sebagai juara umum cabang tenis meja dengan meraih 6 dari 7 medali emas yang diperebutkan.
“Saya berharap di Porprov ke-19 tahun 2026 ini tenis meja kita bangkit kembali. Saya belum tahu pasti berapa medali emas yang diperebutkan tahun ini,” kata Cahyatanus.
Mantan anggota legislatif dari Partai NasDem itu menekankan agar ketua terpilih fokus membesarkan olahraga tenis meja di Landak.
KONI Landak, kata dia, mendorong seluruh cabang olahraga giat berbenah menyongsong Porprov yang dijadwalkan November 2026.
Selain itu, Cahyatanus meminta cabang olahraga yang masa kepengurusannya telah berakhir segera menggelar Muskab.
Hal ini berkaitan dengan rencana Musyawarah Kabupaten KONI Landak, di mana hak suara hanya diberikan kepada pengurus cabang yang memiliki SK aktif.
Ia juga mengimbau seluruh ketua pengurus cabang untuk meningkatkan intensitas latihan atlet, baik yang berdomisili di Landak maupun yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Waktu kita masih ada sekitar 6 bulan untuk meraih prestasi di Porprov mendatang,” tutupnya. (LN)







