Home / Pemda Landak

Senin, 15 Juni 2026 - 08:10 WIB

Karolin Tegas Tindak Temuan Ayam Berulat pada Program MBG, Minta Seluruh Dapur Penuhi Standar Higiene

LANDAK, LANDAKNEWS.id – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, langsung mengambil langkah tegas dan turun tangan menyusul temuan mengejutkan berupa lauk ayam berulat pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 13 Nyanyum. Karolin memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar oleh pihak penyedia makanan mana pun.

Beredarnya video terkait daging ayam yang berulat itu, Karolin justru memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah yang berani mengungkap ketidaklayakan makanan tersebut alih-alih menutupinya.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah dan guru-guru SDN 13 Nyanyum yang tanggap merekam serta melaporkan kejadian ini. Jangan pernah takut bersuara. Pemerintah daerah berdiri sepenuhnya di belakang pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Anak-anak kita berhak mendapatkan yang terbaik, bukan makanan tak layak konsumsi,” tegas Karolin dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Sikap Karolin ini bermula dari beredarnya sebuah video pengawasan dari sekolah. Dalam rekaman tersebut, tampak para guru dan kepala sekolah tengah memeriksa lauk ayam goreng yang dibagikan kepada siswa. Mirisnya, saat daging ayam dibelah, terlihat jelas ulat-ulat kecil menggeliat. Beberapa siswa bahkan dilaporkan urung makan karena mencium bau busuk yang menyengat.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Hadiri Acara Peluncuran Siskeudes Online

Merespons cepat insiden yang membahayakan kesehatan warganya itu, Karolin langsung menginstruksikan investigasi menyeluruh. Berdasarkan data evaluasi jajarannya, terungkap bahwa dua dapur penyuplai kejadian tersebut ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Secara keseluruhan, masih terdapat 9 dapur di Kabupaten Landak yang beroperasi tanpa sertifikat kelayakan tersebut. Mendapati fakta ini, Karolin tak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan langsung memberikan ultimatum keras kepada seluruh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayahnya.

“Saya sudah menerima laporannya dan ini adalah keteledoran yang sangat fatal. Saat ini masih ada 9 dapur penyedia yang belum memiliki SLHS. Saya mendesak seluruh SPPG di Landak untuk segera mengurus dan memenuhi standar kelayakan dapur. Tidak ada toleransi untuk masalah higienitas,” tegas Bupati Landak.

Baca juga  Sekda Landak Buka Turnamen Voli dalam Rangka Menyambut HUT Kab Landak Ke-23 Tahun

Lebih lanjut, Karolin menenangkan para orang tua murid agar tidak panik, sembari menitipkan pesan kepada para pengelola dapur penyedia makanan.

“Tolong, mari kita bekerja pakai hati nurani. Yang kalian beri makan ini adalah anak-anak kita sendiri, generasi penerus Landak. Jangan hanya berfokus mengejar target penyediaan, tapi abai pada kebersihan dan kualitas. Pencernaan anak-anak itu sangat rentan. Keselamatan dan kesehatan mereka sama sekali tidak bisa ditawar,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Landak memastikan akan melakukan inspeksi ketat dan pengawasan berkala ke seluruh dapur penyedia MBG. Karolin tidak akan segan menjatuhkan sanksi bagi penyedia yang mengabaikan teguran ini. (****)

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pemkab Landak Adakan FGD Kelola Air Limbah Menjadi Air Bersih

Pemda Landak

Pemkab Landak Masuk 15 Finalis Trisakti Tourism Award 2019

Pemda Landak

Sekda Landak Pimpin Rapat Forum CSR Bersama Pihak Perusahaan

Pemda Landak

Penyerahan LHP, Kabupaten Landak berada diposisi Pertama TLRHP yang Selesai

Pemda Landak

Karolin Launching Inovasi “Landak Pasti”, Urus Adminduk Satu Jam Selesai

Pemda Landak

KIM Landak Masih Menunggu Ijin HPL Dari BPN Pusat

Pemda Landak

Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Sunatan Massal dan Cek Kesehatan Gratis, Bupati Karolin Dorong Edukasi Gizi dan Pencegahan Diabetes

Pemda Landak

Ramalan Zodiak Anda Hari Ini
error: Content is protected !!