Heri Irawan (Dok.LN)
DALAM konteks Kabupaten Landak, peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 seharusnya tidak berhenti pada seremoni atau pemasangan spanduk.
Ngabang – Kabupaten Landak Kalbar
Tema HANI 2026 adalah “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema ini menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat.
Melihat kondisi di Kabupaten Landak, di mana hampir setiap bulan ada pengungkapan kasus narkotika, peredarannya telah masuk hingga ke desa-desa, dan kasus narkotika menjadi salah satu penyumbang terbesar penghuni Lapas Kelas IIB Landak, maka ada beberapa pelajaran penting yang harus dipetik.
Pertama, penindakan saja tidak cukup. Polisi, BNN, Kejaksaan, dan pengadilan harus tetap tegas terhadap bandar dan jaringan pengedar.
Namun, di sisi lain, pencegahan harus diperkuat melalui edukasi di sekolah, desa, rumah ibadah, organisasi kepemudaan, dan komunitas.
Jika satu bandar ditangkap tetapi permintaan narkoba tetap tinggi, maka akan muncul bandar baru.
Kedua, desa harus menjadi benteng pertama. Pemerintah desa bersama tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat perlu lebih aktif mengawasi lingkungan.
Warga tidak boleh takut melapor jika mengetahui adanya transaksi atau penyalahgunaan narkoba.
Kerahasiaan pelapor harus dijamin agar masyarakat berani berpartisipasi.
Ketiga, keluarga memegang peran paling penting. Banyak pengguna narkoba berawal dari rasa ingin tahu, pergaulan, atau kurangnya pengawasan orang tua.
Komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi salah satu benteng paling efektif.
Keempat, rehabilitasi bagi pengguna juga harus diperkuat. Pengguna yang menjadi korban ketergantungan perlu dipulihkan agar tidak kembali menggunakan narkoba setelah menjalani hukuman atau rehabilitasi.
Pesan yang bisa disampaikan pada HANI 2026 di Landak adalah: “Perang melawan narkoba tidak akan pernah selesai jika hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Ketika narkoba telah masuk hingga ke desa-desa, maka seluruh elemen masyarakat harus menjadi garda terdepan. Melindungi generasi muda dari narkoba bukan hanya tugas polisi atau BNN, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan Kabupaten Landak dan Indonesia.”
Kalimat tersebut relevan dengan kondisi Landak saat ini dan dapat menjadi pesan editorial atau refleksi pada peringatan HANI 2026.
Penulis:
Heri Irawan
Wartawan Senior Harian Online Landak News.Id












