Salah satu kegiatan keagamaan di Rutan Kelas IIB Landak.
Q&A Eksklusif Bagian II
NGABANG, Landak News – Menjalani masa pidana bukan berarti kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri. Di Rutan Kelas IIB Landak, pembinaan menjadi salah satu fokus utama agar warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dalam lanjutan wawancara khusus dengan Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan, Kepala Rutan Kelas IIB Landak Imam Fahmi menjelaskan berbagai program pembinaan yang terus dikembangkan.
Landak News:
Program pembinaan apa saja yang diberikan kepada warga binaan?
Imam Fahmi:
Kami melaksanakan pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Untuk pembinaan kepribadian, warga binaan beragama Kristen mengikuti ibadah setiap hari. Sementara bagi warga binaan beragama Islam tersedia pengajian, tausiah, dan pembinaan dari ustaz yang kami undang dari luar.
Selain itu, kami juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menyelenggarakan Program Paket bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan.
—
Landak News:
Apakah ada pelatihan keterampilan bagi warga binaan?
Imam Fahmi:
Ada. Kami mengembangkan kegiatan pertanian dan perkebunan, seperti menanam cabai, ubi, pare, dan rosela, baik di dalam maupun di luar lingkungan Rutan.
Kami juga sedang mempersiapkan program budidaya perikanan. Saat ini kami berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk membentuk kelompok tani yang anggotanya berasal dari warga binaan.
Harapannya, ketika mereka bebas nanti sudah memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mencari nafkah.
—
Landak News:
Bagaimana pelaksanaan pembinaan keagamaan?
Imam Fahmi:
Pembinaan keagamaan kami laksanakan secara rutin sesuai agama masing-masing. Kami ingin membentuk karakter warga binaan agar memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri, menghargai sesama, dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.
—
Landak News:
Apa indikator keberhasilan pembinaan di Rutan?
Imam Fahmi:
Salah satu indikatornya adalah minimnya pelanggaran tata tertib selama menjalani masa pidana. Selain itu, warga binaan yang berkelakuan baik dapat diusulkan memperoleh remisi maupun program integrasi, seperti pembebasan bersyarat, sesuai ketentuan yang berlaku.
—
Landak News:
Apa harapan Bapak terhadap warga binaan?
Imam Fahmi:
Kami berharap mereka benar-benar memanfaatkan waktu selama berada di Rutan untuk belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (Bersambung)








