Home / Kab Landak

Rabu, 9 September 2026 - 06:16 WIB

LEBIH DEKAT MENGENAL DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN LANDAK (3)

BAGIAN III: MENUJU PELAYANAN KESEHATAN LANDAK YANG SEMAKIN BERKUALITAS

NGABANG, LANDAK NEWS – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Landak yang sehat dan sejahtera. Tantangan di sektor kesehatan ke depan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pelayanan, tetapi juga pemerataan tenaga kesehatan, penguatan layanan primer, pemanfaatan teknologi digital hingga penanganan penyakit menular dan tidak menular.

Untuk mengetahui arah kebijakan dan strategi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak dalam beberapa tahun ke depan, Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan, melakukan wawancara langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak, Susi, S.KM., MM.

Dalam wawancara bagian ketiga ini, Susi memaparkan sejumlah program prioritas, inovasi pelayanan kesehatan, strategi peningkatan mutu fasilitas kesehatan, hingga pentingnya dukungan pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat.

Berikut petikan wawancaranya:

Tanya: Apa saja program prioritas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Landak dalam beberapa tahun ke depan?

Susi,S.KM,MM: 
Program prioritas yang akan kami dorong antara lain penguatan sistem tanggap darurat dan ketahanan kesehatan daerah, pemenuhan kecukupan serta pemerataan tenaga kesehatan yang berkualitas, serta pencapaian target bebas stunting dan eliminasi penyakit menular strategis.

Selain itu, kami juga terus memantapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) hingga ke tingkat Posyandu, sehingga pelayanan kesehatan dapat semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Baca juga  Karolin Ajak Masyarakat Mencintai Alam Dengan Gerakan Peduli Sampah

Tanya: Apa inovasi yang sedang dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan?

Susi,S.KM,MM:
Kami sedang mengembangkan tata kelola pelayanan kesehatan berbasis digital, mempercepat sistem rujukan kegawatdaruratan ibu dan bayi, serta mengoptimalkan Posyandu Era Baru.

Posyandu Era Baru diharapkan tidak hanya berfokus pada bayi dan balita, tetapi memberikan pelayanan bagi seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, remaja, dewasa hingga lansia.

Tanya: Bagaimana strategi Dinas Kesehatan meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan?

Susi,S.KM,MM:
Kami menerapkan budaya keselamatan pasien atau patient safety, pembinaan mutu secara berkelanjutan melalui Continuous Quality Improvement, serta melakukan survei kepuasan masyarakat secara periodik.

Selain itu, pemenuhan standar re-akreditasi juga dilakukan secara berkala di seluruh Puskesmas untuk memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Tanya: Apa tantangan terbesar yang dihadapi sektor kesehatan Kabupaten Landak saat ini?

Susi, S.KM,MM:
Tantangannya adalah bagaimana menyeimbangkan antara beban penyakit menular yang belum sepenuhnya hilang dengan meningkatnya tren penyakit tidak menular, seperti diabetes dan hipertensi.

Di sisi lain, kondisi geografis wilayah juga menjadi tantangan tersendiri, termasuk dalam pemenuhan sumber daya manusia kesehatan yang spesifik di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Tanya: Apa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan?

Susi,S.KM,MM:
Kami memberikan kesempatan dan fasilitasi tugas maupun izin belajar bagi tenaga kesehatan. Selain itu, pelatihan teknis yang terakreditasi juga dilaksanakan secara berkala, disertai workshop klinis serta pembinaan dan evaluasi kinerja oleh Tim Dinas Kesehatan.

Baca juga  Pantau Vaksinasi Di SMAN 1 Ngabang, Bhabinkamtibmas Ingatkan Tetap Jalankan Prokes

Hal ini penting agar kompetensi tenaga kesehatan terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.
Tanya: Bagaimana memastikan akses pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi masyarakat Landak?

Susi, S.KM,MM:
Kami berupaya memperkuat jaminan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat tidak terkendala biaya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kami juga mengaktifkan jaringan fasilitas kesehatan pendukung di tingkat desa serta memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan bergerak atau mobile health services ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Tanya: Apa harapan Ibu terhadap dukungan semua pihak dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Landak?

Susi, S.KM,MM:
Untuk pemerintah, kami mengharapkan dukungan dalam bentuk regulasi, anggaran dan penguatan infrastruktur dasar.
Kepada tenaga kesehatan, kami berharap dapat terus bekerja dengan empati, profesional dan sepenuh hati.

Sementara kepada masyarakat, kami berharap dapat menjadi agen perubahan kesehatan bagi diri sendiri maupun lingkungan dengan aktif menerapkan pola hidup sehat.

Tanya: Apa pesan penutup Ibu kepada masyarakat Kabupaten Landak?

Susi, S.KM,MM:
Kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan Kabupaten Landak. Mari kita bersatu padu, saling mendukung dan membudayakan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan masyarakat yang sehat, kita siap mewujudkan Kabupaten Landak yang maju, kuat dan sejahtera. (Selesai)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

IWO Landak Gelar Pelatihan Jurnalistik Goes to School, SMKN 1 Ngabang Jadi Tuan Rumah

Kab Landak

Jumlah Desa Mandiri Meningkat Pada Tahun 2021

Kab Landak

Kakanwil Kemenag Kalbar, Resmikan Pembangunan Mts Negeri Landak

Kab Landak

Kesan dan Pesan Terhadap Kinerja Bupati dan Wakil Bupat Landak, Glorio Sanen: Kami Merindukannya

Kab Landak

Jelang Sore Hari,  Sungai Landak Dipenuhi Warga

Kab Landak

Kerjasama Dengan Diskumindag Landak, Bea Cukai Aman Ratusan Slop Rokok Ilegel di Kota Ngabang

Kab Landak

BERITA FOTO: Samkel Berikan Layanan Kepada Masyarakat

Kab Landak

Jelang H-7 Ramadan Harga Sembako di Pasar Rakyat Merangkak Naik
error: Content is protected !!