Home / Kalbar

Selasa, 22 Agustus 2017 - 16:26 WIB

Tertibkan Taksi Tanpa Ijin, Pemerintah Malaysia Siap Jalin Kerjasama Pemprov Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, menerima kunjungan rombongan Menteri Muda Pengangkutan Sarawak, YB. Datuk Dr. Jerip Anak Susil, di Istana Rakyat Kalimantan Barat, Selasa (22/8). (Foto: Hen)

PONTIANAK, LANDAK NEWS -Pemerintah provinsi kalbar bersama pihak pemerintah Negeri Sarawak, Malaysia menjalin kerjasama menertibkan taksi ilegal yang selama ini beroperasi dikedua negara dalam waktu dekat. Pasalnya banyak laporan mengenai taksi ilegal yang mulai meresahkan kedua negara tersebut.

Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis mengungkapkan, rencananya pihak pemerintah provinsi dan kepolisian beserta dinas perhubungan akan melakukan razia terhadap taksi ilegal yang mengangkut penumpang tanpa memiliki dokumen resmi yang keluar masuk Indonesia dan Malaysia di pintu perbatasan, dan akan memberikan sanksi tegas jika ditemukan.

“Sekarang ini banyak taksi gelap (illegal/tanpa ijin trayek) berkeliaran keluar masuk ke Indonesia maupun Malaysia untuk angkut penumpang, ini sebenarnya tidak boleh. Karena kedua negara telah bersepakat menggunakan angkutan umum seperti Bus atau angkutan massa lainnya yang legal, sebab menyangkut keamanan kedua negara dan akan kita razia dipintu perbatasan,” ungkap Cornelis saat menerima Menteri Muda Pengakutan Sarawak, Malaysia di Istana Rakyat Kalimantan Barat, Selasa (22/8).

Baca juga  Karolin-Gidot Akan Tambah Jumlah Guru Kontrak SD

 

Untuk itu Cornelis mengimbau masyarakat kalbar menaati aturan yang telah disepakati hubungan internasional kedua negara tersebut.

 

“Tolong kesadaran masyarakat untuk tidak menggunakan taksi gelap (ilegal) jika berpergian ke Malaysia, untuk menaati aturan ini, serta memahami hubungan internasional ini,” tegasnya.

 

Menteri Muda Pengakutan Sarawak Malaysia, YB. Datuk Dr. Jerip Anak Susil, permasalahan taksi ilegal di kedua negara sudah sangat mengkawatirkan, sebab wilayah kalbar yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia menjaga keamanan kedua negara pasalnya dengan menggunakan taksi ilegal tersebut sering mendapatkan laporan adanya tindakan kriminal dalam taksi ilegal tersebut.

Baca juga  Wabup Kapuas Hulu Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Jami Attaqwa Kecamatan Selimbau

 

“Kedatangan kami untuk memperat perhubungan kedua negara terutama di kalbar dan menyelesaikan isu-isu yang ada utamanya kasus taksi gelap (ilegal). Oleh itu kami ingin menyelesaikan isu-isu itu yang berserat (bersama-sama),” ujar YB. Datuk Dr. Jerip Anak Susil.

 

Bukan hanya permasalahan taksi ilegal yang dibahas kedua pemimpin tersebut, namun juga membahas pos pintu lintas batas negara (PLBN) yang berbatasan langsung kedua negara, karena pada saat ini dua dari tiga PLBN belum bisa untuk lalu lintas kendaraan yakni PLBN Nanga Badau dan Aruk. Terkait ini, Gubernur Cornelis akan mengupayakan ini ke Pemerintah Nasional, karena harus ada pembicaraan antara Perdana Menteri Malaysia dan Presiden RI. (Hen)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Tim Tenis Lapangan Kodam XII/Tpr, Lolos ke Babak Delapan Besar Piala PORAD 2018

Kalbar

Forum Pemuda Lintas Agama Siap Menangkan Karolin-Gidot

Kalbar

Wabup Sanggau Tanam Padi Perdana di Desa Tunggal Bakti

Kalbar

Wagub Kalbar Terima Aspirasi Sopir Ekspedisi, Tegaskan Penertiban Distribusi BBM dan Sanksi Bagi SPBU Nakal

Kalbar

Pancur Aji Air Terjun Cantik di Kalimantan Barat

Kalbar

Blusukan Ke Pasar Sekura, Karolin Beli Takjil Dan Serap Aspiraswi Rakyat

Kalbar

Mari Peduli Lingkungan

Kalbar

PDI Perjuangan Tetapkan Pasangan Calon Pertengahan Desember
error: Content is protected !!