Pj. Sekda Landak Alpius memukul gong bertada dibuka Porkab III Kabupaten Landak Tahun 2017. Porkab dimulai dari tanggal 7 s.d 12 Oktober 2017. (Foto: oNe)
NGABANG, LANDAK NEWS – Pj. Sekda Landak Alpius secara resmi membuka Pekan Olahraga Kabupaten III (Porkab) Landak Tahun 2017, Sabtu (07/10), di Stadion Patih Gumatar.
Hadir Ketua KONI Landak Syahdan Anggoi, Ketua Panitia Vinsensius, Forkopinda Landak, Kepala SKPD Landak, KOK, Camat Se Landak serta undangan lainnya.
Dalam kata sambutanya, Sekda yang mewakili bupati mengatakan olahraga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga pengembangan olahraga harus ditempatkan sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.

“Pengembangan olahraga, khususnya olahraga prestasi sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan potensi olahragawan dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa, misi dari olahraga prestasi sungguh mulia, keberhasilan yang diraih oleh seorang atlit tidak sekedar untuk hal-hal yang bersifat material dan pribadi melainkan ada yang lebih bermakna dari hal tersebut yakni melalui olahraga prestasi bangsa kita dikenal, diakui dan disegani oleh bangsa lainnya,” katanya.
Namun harus disadari sebuah prestasi tidaklah datang tiba-tiba, prestasi lahir melalui proses pembinaan dan pengembangan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan dibarengi dengan disiplin, kerja keras dan komitmen serta semangat pantang menyerah. yang melibatkan perkumpulan olahraga dan sentra pembinaan olahraga sehingga lahirlah atlit yang memiliki bakat, potensi dan kemampuan.
Selain hal itu kata Kadis Perkebunan Kabupaten Landak ini menegaskan untuk menunjang keberhasilan olahraga prestasi diperlukan sinergisitas dengan pengembangan olahraga pendidikan, mengingat olahraga pendidikan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah merupakan sebuah wahana yang pertama dan utama bagi para pelajar untuk mengalami proses pengenalan, pembudayaan dan pemasalan olahraga.

“Nilai-nilai universal yang terkandung dalam olahraga yang tidak membedakan gender, ras, suku dan agama serta status sosial ekonomi seseorang menjadi faktor pendukung untuk keberhasilan pendidikan karakter sehingga akan lebih memperkuat jati diri bangsa kita yang dikenal sebagai bangsa yang suka bekerja sama,tidak egois, tidak cepat emosi, menghargai orang lain serta ulet dan pantang menyerah sehingga melahirkan atlit yang berprestasi sekaligus memiliki mental yang baik,” jelasnya.
Sebagaimana diatur dalam Pasal 12 ayat 2 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, pemerintah daerah mempunyai tugas untuk melaksanakan kebijakan dan mengkoordinasikan pembinaan dan pengembangan keolahragaan serta melaksanakan standarisasi keolahragaan di daerah, melalui tahap pengenalan olahraga, pemantauan, pemanduan, serta pengembangan bakat dan peningkatan prestasi.
“Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten landak dalam kurun waktu sekitar 18 tahun sejak berdirinya kabupaten landak sudah cukup memberikan warna bagi kemajuan olahraga di bumi intan yang kita cintai ini, namun harus kita akui juga bahwa prestasi yang dicapai belumlah optimal. Kendala yang dihadapi sedikit demi sedikit mulai teratasi, kita sudah memiliki beberapa prasarana olahraga yang cukup memadai antara lain : stadion olahraga, lapangan voli, lapangan tenis, lapangan basket, disamping itu masyarakat juga sudah memberikan kontribusi yang menggembirakan yakni dengan membangun beberapa prasarana olahraga antara lain : kolam renang, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, “ ungkpanya.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua KONI Landak Syahdan Anggoi melaporkan Porkab III Landak Tahun 2017 adalah suatu program multi event empat tahunan, yang dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan atlet Kabupaten Landak untuk mengikuti pekan olahraga provinsi.
“Adapun tujuan pelaksanaan Porkab adalah untuk meningkatkan prestasi atlet agar lebih baik dari prestasi pada porkab sebelumnya, dengan maksud sebagai wujud realisasi pembinaan prestasi olahraga di seluruh kecamatan se Kabupaten Landak, “ kata mantan anggota legeslatif ini.
Syahdan Anggoi berharap pada Porkab III Tahun 2017 kali ini, dapat sukses dalam pelaksanaan, sukses prestasi dan sukses pemberdayaan berbagai potensi daerah kabupaten landak dalam membina, mengembangkan dan memajukan keolahragaan di kabupaten landak.

“Mari kita bersatu padu, dengan semangat tinggi, kuat berlatih, pantang menyerah terus maju berjuang melakukan perubahan untuk mencapai kejayaan pada setiap pertandingan/perlombaan di porprov tahun 2018 yang akan datang. Untuk itu saya berharap kiranya KONI Kabupaten Landak serta Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dapat berperan serta memperhatikan masalah ini, sekaligus mencarikan solusi yang terbaik dengan memberikan kesempatan kepada setiap olahragawan yang berpotensi untuk berkembang maju tanpa membedakan asal usul dan latar belakang kondisi sosial ekonominya,” katanya.
Dalam Porkab tahun ini. Ada 9 Cabang Olahraga (Cabor) meliputi, sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, atletik, catur, sepak takraw, tenis meja dan drum band.
Sementara itu medali yang diperebutkan dari 9 cabang olahraga yaitu 21 medali emas, 21 medali perak dan, 21 medali perunggu.

Sebelum dilaksan pembukaan Porkab, dilaksanakan festival dram drum band yang dikuti pelajar Se Kabupaten Landak.
Oleh: oNe









