Home / Kalbar

Jumat, 29 Desember 2017 - 08:34 WIB

Terminal Bandara Supadio Pontianak Diresmikan Presiden Joko Widodo, Adopsi Ornamen Dayak

Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Kalbar Cornelis, menteri Perhubungan RI Budi Karya meresmikan Terminal Bandara Supadio Pontianak, Kamis (28/12). (Foto: Hentakun) 

Presiden : Berikan Pelayanan Terbaik

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Wajah baru Bandara Internasional Supadio banyak mengadopsi ornamen Dayak memiliki satu landasan pacu sepanjang 2.250 meter x 45 meter diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kamis (28/12).

Presiden Joko Widodo berharap dengan  diresmikan Terminal baru pelayanan terbaik dapat diberikan kepada penumpang yang jumlahnya setiap tahun terus mengalami peningkatan.

“Tadi saya mendapat informasi karena pertumbuhan penumpang yang ada di bandara ini 15 persen, artinya kalau sekarang 3,5 juta berarti tahun depan sudah nggak cukup lagi terminal ini, sudah nggak cukup,” ujar Presiden.

Oleh karena itu, Presiden meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk mulai merencanakan pembangunan terminal yang lebih besar lagi.  “Ini 32 ribu meter persegi berarti kalau mau ngejar pertumbuhan yang 15 persen ya dibangun lagi dua kali lipat, berarti 64 ribu meter persegi. Tapi kita lihat, saya mau lihat dulu apakah betul-betul pertumbuhan dan terminal yang sudah begitu besar seperti ini sudah tidak mencukupi lagi,” tegas Mantan Gubernur DKI itu.

Baca juga  226 Warga Desa Karangan Yang Mengungsi Telah Kembali

“Ada perencanaan bahwa runway tidak hanya satu nantinya akan juga disiapkan dua. Tapi keputusannya nanti akan kita lihat, kalau memang lalu lintas dan trafficnya sudah begitu sangat padat ya mau tidak mau runwaynya juga harus dibangun satu lagi,” tutur Presiden.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pembangunan terminal baru Bandara Internasional Supadio di Pontianak dapat mendukung peningkatan perekonomian dan wisata daerah.

“Dasarnya adalah komitmen Indonesian Sentris dari pemerintah bahwasanya pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Barat adalah suatu potensial untuk dikembangkan dan ditingkatkan perekenomian dan wisata,” ujar Menhub Budi Karya.

Lebih lanjut Budi Karya memperjelaskan bahwa pengembangan Bandara Supadio efektif meningkatkan jumlah penumpang yang melalui bandara ini. Sampai saat ini ditahun 2017 Bandara Supadio telah mencapat 3,5jt orang/tahun.

Baca juga  Koordinasi Konjen dan ILO di Malaysia Buahkan Hasil, Dua Anggota Satgas Pamtas Kembali Bertugas

“Untuk tahun ini jumlah penumpang Bandara Supadio telah mencapai 3,5jt/ tahun naik 15% dari tahun sebelumnya, peningkatan tersebut dipicu oleh daya beli meningkat serta pertumbuhan ekonomi yang baik di Kalimantan Barat,” jelas Menhub Budi Karya.

“Pengembangan terminal baru ini dibangun diatas lahan seluas 366 hektar dan dibangun dalam dua tahap yaitu tahap pertama dimulai tahun 2015 dan tahap kedua pada tahun 2017. Pengoperasian terminal baru ini diharapkan dapat menampung sebanyak 3,8jt orang/tahun dengan luas terminal sebesar 32.000 M2,” pungkas Budi Karya.

Dalam peresmian tersebut, tampak mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis beserta Istri dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Penulis: Hentakun

Share :

Baca Juga

Kalbar

Bupati Sintang Tutup Turnamen Nanga Dedai Cup

Kalbar

Abdul Muthalib, Kalbar Butuh Pemimpin Berani dan Punya Terobosan

Kalbar

Wagub : Pemahaman Rabies Di Masyarakat Masih Kurang

Kalbar

RAPI Buka Posko Peduli Banjir di Kalbar

Kalbar

Karolin Bersyukur Atas Pemberkatan Gereja MRPD Pancasila Pontianak

Kalbar

Karolin : Jangan Rusak Keamanan di Kalbar Hanya Untuk Pilkada

Kalbar

Hadiri Halal Bihalal DPD REI Kalbar, Gubernur Cornelis : Terima Kasih Bupati Ketapang

Kalbar

Fransiskus Diaan Harap Ada Peningkatan Bagi Hasil Pajak Untuk Kapuas Hulu
error: Content is protected !!